Minggu, 12 April 2026

Lifestyle

Pemanfaatan Teknologi Digital dibidang Kesehatan, Diagnosis jadi Lebih Cepat dan Akurat

Ketika diagnosis bisa dilakukan lebih cepat dan akurat tentunya akan membuat keparahan penyakit menjadi bisa berkurang.

Penulis: LilisSetyaningsih | Editor: LilisSetyaningsih
Acep Nazmudin
RS Pondok Indah, Bintaro Jaya 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Diagnosis menjadi  kunci untuk proses penanganan suatu penyakit. 

Seyogyanya diagnosis harus cepat dan akurat.

Diagnosis adalah penentuan jenis penyakti dengan cara meneliti atau memeriksa gejala-gejalanya. 

Untuk mendapatkan diagnosis yang tepat diperlukan fasilitas yang mumpuni selain juga dokter yang handal.

Baca juga: Ketika Waktu Perawatan di Kursi Gigi Menjadi Lebih Singkat

Baca juga: Sebanyak 2000 Anak SD Sikat Gigi Bareng Menuju Jakarta Selatan Bebas Karies Gigi pada 2030

Di sini, pemanfaatan teknologi digital dibidang kesehatan sangat penting untuk menegakan diagnosis.

Seperti juga proses digitalisasi lainnya, teknologi digital bidang kesehatan menghadirkan proses yang lebih cepat, tepat dan presisi. 

Ketika diagnosis bisa dilakukan lebih cepat dan akurat tentunya akan membuat keparahan penyakit menjadi bisa berkurang. Apalagi bila penyakit itu bisa terdeteksi dini.

Ujungnya, nyawa pasien bisa lebih tertolong.

Selain itu, biaya yang dikeluarkan juga bisa lebih hemat dibandingkan penyakit diketahui sudah dalam stadium lanjut. 

Baca juga: Tangkal Mitos dan Hoax Soal Penyakit Jantung, PERKI Banten Rilis Website dan Buku 

Baca juga: Cegah Penyakit Jantung Sejak Dini dengan Cara Kurangi Faktor Risikonya, Salah Satunya Gorengan

Berikut pemanfaatan teknologi digital dibidang laboratorium dan deteksi serta perawatan pada penyakit kanker prostat seperti terangkum dalam konferensi pers HUT ke 35 RS Pondok Indah dengan tema ‘Terus Berinovasi Selama 35 Tahun, RS Pondok Indah Group Dukung Transformasi Teknologi dan Digitalisasi dalam Dunia Kesehatan’ belum lama ini. 

Laboratorium

Dokter Spesialis Patologi Klinik dr. Thyrza Laudamy Darmadi, Sp.PK mengatakan, bidang radiologi sudah mulai menggunakan platform digital terlebih dahulu.

Dahulu masih menggunakan film x-ray  untuk hasil rontgen, tetapi saat ini sudah banyak yang menggunakan hasil digital dalam bentuk foto.

Selain itu,  laboratorium klinik juga sudah mulai memasuki proses digital.

Awalnya dengan menggunakan sistem informasi laboratorium.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved