Breaking News:

Reuni PA 212

Jutaan Orang Diprediksi Hadir di Reuni PA 212, Wagub DKI Sampai Memohon-mohon untuk Pertimbangkan

Semalam, Jumat (26/11/2021), Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria kembali meminta panitia PA 212 mempertimbangkan lagi rencana reuni akbar.

WARTA KOTA/ANGGIE LIANDA PUTRI
Foto dok: Peserta reuni akbar 212 berkumpul di lapangan Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (2/12/2017). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Untuk kesekian kalinya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta pihak Persaudaraan Alumni 212 untuk mempertimbangkan situasi Jakarta saat ini yang masih dalam situasi pandemi Covid-19 terkait rencana kegiatan reuni Persaudaraan Alumni (PA) 212.

"Mohon semua panitia pertimbangkan, kita masih pandemi sekalipun sekarang di level 1. Mohon dipertimbangkan, dan mohon semua sesuai ketentuan dan aturan yang ada," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Jumat (26/11/2021) malam.

Sebelumnya, pada Selasa (23/11/2021) malam,  Ahmad Riza Patria meminta panitia Persaudaraan Alumni (PA) 212 untuk bersikap bijak terkait rencana menggelar reuni akbar.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat menjawab awak media di Balai Kota DKI, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (11/11/2021) malam.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat menjawab awak media di Balai Kota DKI, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (11/11/2021) malam. (Wartakotalive.com/Yolanda Putri Dewanti)

Menurut pria yang akrab disapa Ariza ini, rekan-rekannya di PA 212 harus bisa menahan keinginan tersebut, mengingat pandemi virus corona belum selesai.

Seperti diketahui, alumni PA 212 akan menggelar reuni akbar pada Kamis 2 Desember 2021.

Ariza khawatir reuni tersebut bisa menimbulkan klaster Covid-19 baru karena bakal didatangi oleh sekelompok massa yang sangat banyak.

Baca juga: Ariza Imbau Panitia PA 212 Bersikap Bijak untuk Gelar Reuni Akbar karena Berpotensi Klaster Covid-19

Baca juga: Reuni PA 212, Polri Siapkan Antisipasi Pengamanan

“Mohon diperhatikan dan dipertimbangkan, apalagi kegiatan tersebut melibatkan jumlah massa yang sangat besar, sangat banyak sehingga dikhawatirkan terjadi interaksi kerumunan menimbulkan penyebaran Covid-19 padahal kita di Jakarta sudah memasuki (PP) level satu,” kata Ariza di Balai Kota DKI pada Selasa (23/11/2021) malam.

Semalam, Jumat (26/11/2021), Ariza kembali meminta PA 212 mempertimbangkan lagi rencana reuni 212 tersebut.

Meski Jakarta sudah memasuki PPKM level 1, karena faktanya Covid-19 masih ada di Jakarta, sementara kegiatan-kegiatan berkerumun berpotensi menimbulkan penyebaran Covid-19.

Ariza mengatakan, pihaknya menghormati kegiatan Persaudaraan Alumni 212, namun ia meminta agar PA 212 memperhatikan aturan dan dan ketentuan yang ada.

Baca juga: Panitia PA 212 Diminta Pertimbangkan Kembali Reuni Akbar karena Berpotensi Klaster Covid-19

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved