Breaking News:

Virus Corona

Puan Maharani: Tarif Tes PCR Jangan Lebih Mahal dari Harga Tiket Transportasi Publik

Puan memahami kebijakan tes PCR bagi semua pengguna moda transportasi bertujuan mengantisipasi gelombang baru Covid-19

Editor: Yaspen Martinus
Tribunnews.com
Ketua DPR Puan Maharani engatakan, jika harga tes PCR masih lebih mahal dari tiket transportasi massal yang mayoritas digunakan masyarakat, Puan khawatir akan terjadi diskriminasi terhadap masyarakat. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua DPR Puan Maharani mengapresiasi sikap Presiden Jokowi yang meminta harga tes PCR diturunkan menjadi Rp 300 ribu, dengan masa berlaku 3 x 24 jam.

Namun, Puan mengingatkan hal tersebut masih akan membebani rakyat, mengingat harga tiket transportasi massal banyak yang lebih murah dari harga tes PCR.

“Contohnya masih ada tiket kereta api yang harganya di kisaran Rp 75 ribu untuk satu kali perjalanan."

Baca juga: Juru Bicara Dinilai Harus Berani Beda Pendapat dengan Presiden, Salah Besar Jika Jabatan Dikosongkan

"Begitu pula dengan tiket bus AKAP dan kapal laut."

"Saya kira kurang tepat bila kemudian warga masyarakat pengguna transportasi publik harus membayar lebih dari 3 kali lipat harga tiket untuk tes PCR,” kata Puan lewat keterangan tertulis, Selasa (26/10/2021).

Puan memahami kebijakan tes PCR bagi semua pengguna moda transportasi bertujuan mengantisipasi gelombang baru Covid-19, terutama jelang libur Natal dan Tahun Baru.

Baca juga: UPDATE Covid-19 Indonesia 26 Oktober 2021: 611 Orang Positif, 1.141 Pasien Sembuh, 35 Meninggal

“Namun, hendaknya harga PCR jangan lebih mahal dari tiket transportasi publik yang mayoritas digunakan masyarakat,” ucap Puan.

Jika harga tes PCR masih lebih mahal dari tiket transportasi massal yang mayoritas digunakan masyarakat, Puan khawatir akan terjadi diskriminasi terhadap masyarakat.

“Apakah artinya masyarakat yang mampu membayar tiket perjalanan, namun tidak mampu membayar tes PCR, lantas tidak berhak melakukan perjalanan?"

Baca juga: Tolak Permintaan Tes PCR Disubsidi Pemerintah, Menkes: Harga Rp 300 Ribu Sudah Paling Murah di Dunia

"Hak mobilitas warga tidak boleh dibatasi oleh mampu tidaknya warga membayar tes PCR,” tutur Puan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved