PPKM Level 4

PPKM Level 4 Diperpanjang, Jalan Raya Kalimalang Macet, Begini Kata Petugas Pos Penyekatan Lampiri

Para pengendara diminta tunjukan surat tanda registrasi pekerja (STRP) dan tanda pekerja di sektor esensial dan kritikal di Jalan Raya Kalimalang.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Panji Baskhara
Wartakotalive.com/Miftahul Munir
Perwira pengendali pos penyekatan Lampiri, Iptu Wartono sebut para pengendara yang melintas di Jalan Raya Kalimalang, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur pada masa perpanjangan PPKM Level 4, Selasa (3/8/2021) sudah banyak membawa surat tanda registrasi pekerja (STRP) dan tanda pekerja di sektor esensial dan kritikal. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kemacetan terjadi di Pos Penyekatan Lampiri, Jalan Raya Kalimalang, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur pada Selasa (3/8/2021).

Sebab, aparat gabungan itu melakukan pemeriksaan ke kendaraan yang ingin melintas di Jalan Raya Kalimalang.

Para pengendara, diminta tunjukan surat tanda registrasi pekerja (STRP) dan tanda pekerja di sektor esensial dan kritikal.

Perwira pengendali pos penyekatan Lampiri, Iptu Wartono mengatakan, masih ada saja sejumlah kendaraan yang diputarbalikan.

Baca juga: Perpanjangan PPKM Level 4, Titik Penyekatan Tangsel-Jakarta Hari ini Tak Dijaga Petugas

Baca juga: Pengendara Sepeda Motor di Penyekatan Lampiri Tidak Tahu Ada Perpanjangan PPKM Level 4

Baca juga: VIDEO Pemprov DKI Jakarta Patuhi Kebijakan Presiden soal PPKM Level 4 yang Kembali Diperpanjang

Namun kata dia lebih banyak pengendara yang sudah sadar dengan menunjukan STRP.

Tapi ia tidak menyebutkan angka pasti jumlah kendaraan yang diputar balikan.

"Masyarakat sudah sadar dengan penerapan PPKM darurat di pos penyekatan sini," ucap dia.

Wartono mengatakan, untuk driver ojek online, tenaga kesehatan, dokter dan warga yang ingin vaksin Covid-19 boleh melintas.

Ia tidak menampik di hari pertama perpanjangan PPKM darurat terlihat kepadatan kendaraan.

Hal itu karena semua kendaraan yang ingin melintas diperiksa STRP dan pekerjaan sektor esesian atau tidak..

"Mereka tetap kita lalukan pemeriksaan supaya mobilitas kendaraan berkurang," jelas dia.

Sebelumnya, Pemerintah Pusat melalui Presiden RI Joko Widodo memperpanjang masa PPKM darurat sampai Senin (9/8/2021) mendatang.

Dengan perpanjangan itu, maka aparat gabungan masih berjaga di pos penyekatan.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved