Breaking News:

Virus Corona

Ketua Komisi VIII DPR: Saya Tidak Setuju Jika PPKM Darurat Menutup Masjid

Wakil Ketua Umum PAN ini meminta agar selama PPKM Darurat ini tidak ada pembubaran paksa atau penutupan tempat Ibadah.

Editor: Yaspen Martinus
Dok. Humas Kemensos
Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto tidak setuju pemerintah menutup masjid, selama pemberlakuan PPKM darurat di Jawa dan Bali pada 3-20 Juli 2021. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto tidak setuju pemerintah menutup masjid, selama pemberlakuan PPKM darurat di Jawa dan Bali pada 3-20 Juli 2021.

"Kenapa masjid ditutup sementara kantor dan pasar masih boleh buka?"

"Bandara dan angkutan umum juga masih boleh beroperasi sampai kapasitas 70 persen."

Baca juga: DAFTAR Lengkap 26 Kapolri dari Masa ke Masa, Awalnya Dijabat Jenderal Bintang Tiga

"Saya tidak setuju jika PPKM Darurat ini menutup masjid," kata Yandri kepada Tribunnews, Kamis (1/7/2021)

Wakil Ketua Umum PAN ini meminta agar selama PPKM Darurat ini tidak ada pembubaran paksa atau penutupan tempat Ibadah.

"Karena itu, selama masjid menerapkan protokol kesehatan yang ketat, saya meminta jangan ada penutupan atau pembubaran ibadah di masa PPKM Darurat ini."

Baca juga: Warga Bekasi Pasien Covid-19 Meninggal di Rumahnya Saat Isolasi Mandiri, Sempat Sesak Napas

"Masjid bisa tetap buka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat."

"Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) harus benar benar memastikan jemaahnya taat prokes," tuturnya

Protokol kesehatan di masjid yang bisa dilakukan, kata Yandri, adalah pembatasan yang jemaah yang hadir, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Jokowi Berlakukan PPKM Darurat di Jawa dan Bali pada 3-20 Juli 2021

"Kalau perlu ada rapid test atau swab antigen, hal ini bisa diterapkan oleh DKM untuk zona merah."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved