Breaking News:

Viral Media Sosial

Rektor UI Jabat Komisaris BUMN Kini Diributkan Usai Panggil BEM UI, Ari Dilarang Rangkap Jabatan?

Rektor UI Prof Ari Kuncoro Phd jadi perbincangan di Medsos usai panggil BEM UI. Latar belakang rangkap jabatan komisaris BUMN dipersoalkan

Penulis: Wito Karyono | Editor: Wito Karyono
Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Dokumentasi Prof Ari Kuncoro SE MA PhD saat terpilih sebagai Rektor UI Periode 2019-2024 di Makara Center, Universitas Indonesia, Depok, Rabu (25/9/2019). Posisi Prof Ari merangkap jabatan komisaris kini dipersoalkan usai ia memanggil BEM UI. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Rektor UI Prof Ari Kuncoro Phd jadi perbincangan di Medsos.

Semula karena ia memanggil BEM UI yang telah mengkritik Presiden Jokowi  dengan postingan 'The King of Lip Service'.

Setelah pemanggilan itu latar belakang Ari Kuncoro pun dibahas.

Baca juga: FRONTAL Sebut Jokowi King of Lip Service, 7 Pejabat BEM UI Dipanggil Rektorat Kampus

Baca juga: Medsos dan WhatsApp Pengurus BEM UI Diretas usai Kritik Jokowi King of Lip Service

Terutama karena ternyata menjabat wakil komisaris BRI setelah sebelumnya menjabat Komisaris Utama merangkap komisaris independen UI.

Apalagi setelah netizen menemukan  Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 68 Tahun 2013 tentang Statuta UI

Isinya ternyata jabatan rektor tidak boleh rangkap jabatan.

Dalam Pasal 35, tertulis rektor dan wakil rektor dilarang merangkap jabatan.

Belum dikonfirmasi apakah PP tersebut masih berlaku atau ada PP lainnya yang membiarkan rektor rangkap jabatan.

Baca juga: Puluhan Tahanan Positif Covid-19 di Polsek Jatinegara, Kejari: Tidak Semua Tahanan Milik Kejaksaan

Sebab faktanya Ari Kuncoro telah menjadi komisaris BUMN sebelum ia terpilih menjadi rekor UI.

Artinya jika peraturan itu ada harusnya menjadi patokan saat memilih Ari Kuncoro sebagai rekor UI.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved