Breaking News:

Berita Nasional

Fahri Hamzah: 1271 Pegawai KPK yang Dilantik Adalah Generasi Baru yang Lebih Baik

Di sisi lain, Fahri Hamzah mengingatkan kepada pegawai KPK yang baru dilantik untuk tidak terpukau dengan kekuasaan.

Editor: Feryanto Hadi
KOMPAS.com/Haryantipuspasari
Politisi Partai Gelora Fahri Hamzah 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA --Politikus Partai Gelora Fahri Hamzah mengajak semua pihak untuk menghentikan polemik tentang tidak lolosnya 75 pegawai KPK dalam tes wawasan kebangsaan.

"Ucapkan selamat datang kepada generasi baru. Hentikan berpolitik di lembaga penegakan hukum. Arah Baru penegakan hukum adalah hukum yg terbuka, transparan, imparsial dan bekerja dengan kaedah dan filsafat hukum itu sendiri. Selamat menempuh hidup baru," tulis Fahri Hamzah di laman Twitternya, dilihat pada Rabu (2/5/2021)

Fahri pun mengapresiasi pelantikan 1271 pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara.

Ia menyebut, pegawai baru yang dilantik tersebut merupakan generasi baru yang lebih baik.

Baca juga: IKM Kosmetik Asal Bali Mampu Tembus Pasar Korea, Kemenperin Fasilitasi Legalisasi dan Pemasaran

Baca juga: Bela Eko Kuntadhi, Guntur Romli Minta UAH Jangan Baper: Tunjukkan Saja Bukti Transfernya

"Setelah revisi UU @KPK_RI UU No 19/2019. Maka @KPK_RI memerlukan cara baru untuk menjelaskan kerja-kerja besarnya. Saya percaya 1271 orang yang telah dilantik kemarin adalah generasi baru yang lebih baik dari KPK generaai UU 30/2002 dulu," imbuhnya.

Di sisi lain, Fahri mengingatkan kepada pegawai KPK yang baru dilantik untuk tidak terpukau dengan kekuasaan.

"Maka saya berharap, pegawai baru @KPK_RI jangan terpukau dengan besarnya keluasaan yang kalian punya atau pupulatas yang ada di dunia maya. Tapi fokus dengan menggali semangat kolaborasi yang dala dalam UU @KPK_RI lama dan baru. Ini zaman kolaborasi kita tidak hidup sendiri," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri akhirnya melantik 1.271 pegawai KPK yang kini berubah status menjadi ASN.

Meski diisukan diboikot 700 pegawai KPK yang resmi menjadi ASN, pelantikan berjalan lancar.

Adapun ratusan pegawai KPK yang memboikot pelantikan disebabkan karena aksi solidaritas terhadap 75 pegawai KPK tak lolos ASN.

Baca juga: Pimpin Rapimnas Partai Berkarya, Muchdi PR Ganti Sejumlah Pengurus DPP yang Tak Loyal

Baca juga: Tempat Karaoke di Jakarta Segera Dibuka, Pengunjung Diwajibkan Swab Antigen

Baca juga: KPK Makin Runyam, 700 Pegawai Tak Mau Ikut Pelantikan Jadi ASN, Performa KPK Terancam Anjlok

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved