Breaking News:

Komcad Bakal Dibekali Senjata Canggih, Politikus PDIP Bilang Tak Imbang dengan Milik Prajurit TNI

Dikutip dari situs Pindad, SS2-V5 A1 berukuran 5,56 x 45 mm dengan berat tanpa peluru 3,35 Kg, dan dengan full magazine 3,71 kilogram.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota
Ilustrasi: Kementerian Pertahanan membuka seleksi komponen cadangan mulai bulan depan. 

"Sedangkan pendidikan pelatihan dasar kemiliteran selama 3 bulan akan dimulai sejak minggu ke-4 bulan Juni sampai dengan September 2021," dikutip dari laman kemhan.go.id, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Mahfud MD Ungkap Ada 417 Orang dan 99 Organisasi di Indonesia Masuk DTTOT, Termasuk KKB Papua

Perekrutan komponen cadangan dilakukan atas dasar sukarela.

Sebagai langkah awal, pendidikan dan pelatihan akan digelar di Pulau Jawa, dengan alokasi sebanyak 2.500 orang.

"Pendidikan akan dilaksanakan di Rindam-Rindam yang ada di Pulau Jawa yaitu Rindam Jaya/Jayakarta, Rindam III/Siliwangi, Rindam IV/Diponegoro, dan Rindam V/Brawijaya," tutur keterangan tersebut.

Penerimaan tahap pertama diperuntukkan bagi kalangan mahasiswa, PNS, dan pegawai BUMN/BUMS, serta pembina muda Pramuka.

Prabowo Bakal Rekrut 25 Ribu Anggota Komponen Cadangan, Ini Fasilitas yang Didapat

Kementerian Pertahanan (Kemhan) bakal merekrut 25 ribu anggota komponen cadangan (Komcad) pada tahap pertama.

Dahnil Anzar Simanjuntak, Juru Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan, Kemhan dan TNI sudah menyiapkan proses pembentukan Komcad dengan matang.

Rencananya, kata Dahnil, pada akhir Januari 2021 pihaknya sudah memulai sosialisasi.

Baca juga: Kemungkinan Menyelundup ke Luar Negeri, MAKI Minta KPK Terbitkan Red Notice untuk Harun Masiku

Sementara, kata dia, untuk proses pendaftaran, pelatihan dan penetapan akan dilangsungkan segera.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved