Sidang John Kei

Sadis, Ngaku Sudah Bawa Golok, Anak Buah John Kei Langsung Bacok Anak Buah Nus Kei di Tengah Jalanan

Sadis, Ngaku Sudah Bawa Golok, Anak Buah John Kei Langsung Bacok Anak Buah Nus Kei di Tengah Jalanan. Korban Tewas di Tempat

Penulis: Desy Selviany | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Jaksa Penuntut Umum (JPU) tunjukan golok yang dipakai Hendrayanto dalam membunuh rekan Nus Kei, Erwin di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (4/5/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Anggota kelompok John Kei, Hendrayanto mengaku sudah membawa golok saat hendak ke kediaman Nus Kei.

Alasannya bukan karena berencana membunuh, tetapi dianggap sudah menjadi budaya Maluku sebagai alat untuk berjaga-jaga.

Hal tersebut diungkapkan salah satu rekan John Kei, Hendrayanto saat bersaksi dalam persidangan kasus pembunuhan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada Selasa (4/5/2021).

Pada persidangan itu, Hendrayanto diminta menjadi saksi atas terdakwa John Kei

Hendrayanto, mengakui bahwa ia terlibat dalam tewasnya Yustus Corwing Rahakbau alias Erwin di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat pada Juni 2020 lalu.

Saat itu kata Hendrayanto, ia diajak oleh ayahnya untuk menagih utang ke Nus Kei.

Intruksi itu diberikan oleh Daniel Farfar sebagai kuasa hukum John Kei.

Ia pun diminta terlebih dahulu ke Arcici, Kelapa Gading, Jakarta Utara oleh ayahnya sebelum ke kediaman Nus Kei di Green Lake City, Tangerang, Banten.

Baca juga: Disidak Mayjen Dudung, Anies Baswedan dan Irjen Fadil Imran, Pasar Tanah Abang kini Mulai Kondusif

Baca juga: Bukti Kebesaran Allah Ketika Tsunami Aceh, Sandi: Masjid Rahmatullah Menyimpan Potensi Wisata Religi

Baca juga: Buka Lapangan Kerja, Sandi Kolaborasi Pemprov Aceh Kejar Investasi USD 1 Miliar Uni Emirat Arab

Baca juga: Pulihkan Ekonomi Warga Bantul, Sandi Pilih Industri Kreatif yang Telah Lama Jadi Sektor Unggulan

Saat ke Arcici, Hendrayanto sudah membawa senjata tajam berupa golok.

Pria kelahiran Maluku Tenggara itu menaruh golok di mobil ayahnya.

"Bawa golok buat jaga-jaga saja. Memang kebiasaan orang Ambon kalau keluar (rumah) selalu bawa golok," terangnya dalam persidangan.

Golok itu kata Hendrayanto merupakan salah satu benda yang dibawa dari kampung halamannya sejak ke Jakarta setahun lalu.

Ketika itu, Hendrayanto membawa serta goloknya ketika membawa anak dan istrinya menginjakkan kaki ke Ibu Kota.

Baca juga: Dirut PT Indotruck Utama Kembali Mangkir,Kriminalisasi Arwan Koty Dinilai Kuasa Hukum Semakin Kental

Baca juga: Beli Ekskavator Senilai Rp 1,265 Miliar dari PT Indotruck Utama, Arwan Koty Mengaku Dikriminalisasi

Baca juga: Berawal dari Surat Penghentian Penyelidikan, Arwan Koty Mengaku Dikiriminalisasi PT Indotruck Utama

Baca juga: Berulang Kali Mangkir, Kuasa Hukum Minta JPU Panggil Paksa Dirut PT Indotruck Utama, Bambang Prijono

Kemudian saat diminta menagih utang, ia juga membawa serta golok miliknya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved