Breaking News:

Tunjangan Hari Raya

Disnaker Kota Depok Buka Posko Aduan THR, KSPSI Bekasi Beri Santunan di Hari Butuh Internasional

Dinas Tenaga Kerja Kota Depok buat posko pelaporan bagi karyawan yang tidak mendapatkan tunjangan hari raya (THR) lebaran tahun ini.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Sigit Nugroho
Istimewa
Kepala Disnaker Kota Depok Manto saat menemui para karyawan PT Tang Mas yan mogok kerja di PT Tang Mas, Jalan Raya Bogor, Sukamaju Baru, Tapos, Depok, Rabu (16/12/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Untuk lindungi pekerja di Kota Depok, Jawa Barat, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok, Manto, membangun posko khusus pelaporan bagi karyawan yang tidak mendapatkan tunjangan hari raya (THR) jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah,

Manto mengatakan bahwa posko itu dibuat untuk mengakomodir para pegawai atau karyawan yang mendapatkan permasalahan dengan perusahaan akibat tidak diberikan THR dengan alasan pandemi Covid-19.

"Kami sudah bentuk posko pengaduan THR, jadi nanti kalau ada karyawan yang merasa tidak diberikan THR oleh pemberi kerja, melaporkan kepada kami, lalu kami akan tindak lanjuti," kata Manto kepada Warta Kota di kawasan Jalan Tole Iskandar, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, Jumat (30/4/2021).

Baca juga: Tak Dapat THR dari Perusahaan dengan Alasan Pandemi Covid-19, Disnaker Kota Depok Buka Posko Aduan

Baca juga: Hari Buruh Internasional, Imam Budi Hartono Imbau Perusahaan di Depok Tak Tahan THR Karyawan

Baca juga: THR dari Tiket.com Diperpanjang hingga 5 Mei, Ada Diskon Tiket Wisata hingga Hotel untuk Staycation

Manto menerangkan bahwa meski posko pengaduan sudah dibuat, namun belum adanya laporan dari karyawan.

Menurut Manto, hal teradi karena masih jauh dari H-7 yang sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) Republik Indonesia.

Di mana menolerir pemberian THR H-7 atau sampai H-2 lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.

"Untuk sampai saat ini masih belum ada laporan. Kami akan tunggu sampai H-1 dan tetap stand by di kantor, dalam hal ini di posko," tutur Manto.

Terhadap perusahaan atau pemberi kerja, Manto mengaku pihaknya telah memberikan informasi perihal  tersebut berupa surat edaran (SE) Wali Kota Depok Mohammad Idris kepada seluruh perusahaan.

"Tetapi sejauh ini sudah ada perusahaan-perusahaan yang sudah memberikan THR bersamaan dengan gaji di bulan April ini," ujar Manto.

Bila nantinya ada perusahaan yang melanggar, Manto mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved