Breaking News:

Bulan Suci Ramadan

Fatwa MUI Nomor 24 Tahun 2021 : Tes Swab, Rapid Test, dan GeNose Tidak Batalkan Puasa

Fatwa yang ditetapkan Senin (12/4/2021) tersebut membahas pelaksanaan tes Covid-19 selama ibadah puasa di Bulan Ramadan.

Warta Kota
Suasana Layanan Swab Antigen Gratis di Polsek Metro Gambir, Gambir, Jakarta Pusat pada Selasa (2/2/2021) 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa nomor 24 tahun 2021, tentang panduan penyelenggaraan ibadah di Bulan Ramadan dan Syawal 1442 Hijriah.

Fatwa yang ditetapkan Senin (12/4/2021) tersebut membahas pelaksanaan tes Covid-19 selama ibadah puasa di Bulan Ramadan.

"Tes swab, baik lewat hidung maupun mulut untuk deteksi Covid-19 saat berpuasa, tidak membatalkan puasa."

Baca juga: DAFTAR Terbaru Zona Merah Covid-19 di Indonesia: Bertambah Jadi 11, Bali Mendominasi

"Karenanya Umat Islam yang sedang berpuasa boleh melakukan tes swab," ujar Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh melalui keterangan tertulis, Selasa (13/4/2021).

MUI juga berpandangan tes skrining Covid-19 seperti GeNose dan rapid test tidak membatalkan puasa.

"Demikian juga rapid test dengan pengambilan sampel darah dan penggunaan Genose dengan sampel embusan napas," ucap Asrorun.

Baca juga: Ikut-ikutan Teman Lompat ke Sungai Kalimalang Padahal Tak Bisa Berenang, Remaja Bekasi Tenggelam

Melalui fatwanya, MUI berpandangan setiap muslim wajib berpartisipasi dalam upaya memutus mata rantai peredaran Covid-19.

Upaya tersebut dilakukan melalui vaksinasi Covid-19 guna mewujudkan kekebalan kelompok.

Menurut fatwa MUI, vaksinasi tidak membatalkan puasa.

Baca juga: Lagi, Dua Warga Jakarta Selatan Jadi Buronan Densus 88

"Vaksinasi saat berpuasa tidak membatalkan puasa, karenanya Umat Islam yang sedang berpuasa boleh melakukan vaksinasi," papar Asrorun.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved