Partai Politik

Diajukan SBY, Begini Proses Pendaftaran Merek dan Lukisan Partai Demokrat ke DJKI Kemenkumham

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat DJKI Kemenkumham Irma Mariana menyebut, tahap publikasi berlangsung selama dua bulan.

Editor: Yaspen Martinus
www.demokrat.or.id
SBY mendaftarkan merek dan lukisan Partai Demokrat ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, pada 19 Maret 2021. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (DJKI Kemenkumham) menyatakan, pengajuan merek Partai Demokrat sedang dalam tahap publikasi.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat DJKI Kemenkumham Irma Mariana menyebut, tahap publikasi berlangsung selama dua bulan.

"Terkait dengan permohonan atas nama Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) saat ini dalam tahap publikasi, dari tanggal 25 Maret sampai dengan 25 Mei 2021," jelas Irma, Senin (12/4/2021).

Baca juga: Pakai Masker Bedah dan Kain Sekaligus, Efektivitas Cegah Virus Naik Jadi 80 Persen

Usai tahap publikasi rampung, kata Irma, dilanjutkan ke tahap substantif atau pemeriksaan.

Proses pemeriksaan, sambungnya, selama 150 hari.

"Setelah publikasi akan masuk ke tahap substantif atau pemeriksaan, tahap inilah yang akan menentukan merek ini ditolak atau diterima," terang Irma.

Baca juga: PN Jaktim Tak Lagi Siarkan Live Streaming Sidang Rizieq Shihab, Kuasa Hukum Sangat Keberatan

DJKI Kemenkumham memastikan sesuai UU Merek Nomor 20 Tahun 2016 dan Permenkumham Nomor 67 Tahun 2017, perseorangan dan badan hukum dapat mendaftarkan merek.

"Namun, pendaftaran permohonan yang diajukan tidak serta merta diterima secara otomatis."

"Diperlukan tahapan atau mekanisme yang harus diikuti sesuai peraturan yang berlaku,” tutur Irma.

Baca juga: Kemendikbud-Kemenristek Digabung, Komisi X DPR Setuju Nadiem Makarim yang Pimpin

Sebelumnya, Saiful Huda Ems, Ketua Departemen Komunikasi dan Informatika Versi KLB, menyoroti langkah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mendaftarkan merek dan lukisan Partai Demokrat ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, pada 19 Maret 2021.

"Aksi pendaftaran diam-diam yang dilakukan oleh SBY atau melalui orang kepercayaannya itu, tidak hanya membuat kami tertawa."

"Namun juga merupakan bentuk aksi linglung SBY," kata Huda kepada wartawan, Jumat (9/4/2021).

Baca juga: Emas 1,9 Kilogram yang Sempat Digadaikan Pegawai KPK Bakal Dilelang, DPR Minta Jangan Terulang

Menurutnya, apa yang dilakukan SBY tidak sesuai UU Merek yang berlaku di Indonesia.

Dia menilai SBY masih belum sadar, partai politik itu bukan barang dagangan, juga bukan kepemilikan pribadi, melainkan kepemilikan orang banyak.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved