Breaking News:

Berita Nasional

Mustofa Minta Kajian Ramadan di Pelni Lanjut, Usulkan Guntur Romli dan Yusuf Dum-dum Jadi Penceramah

Kristia Budiyarto atau Kang Dede menjadi sorotan publik setelah tindakannya membatalkan rencana kegiatan ceramah ramadan di PT Pelni

Editor: Feryanto Hadi
tarbiyah.net
Mustofa Nahrawardaya 

Pembatalan kajian ramadan

Komisaris Independen PT Pelni (Persero) Kristia Budiyarto atau Kang Dede menjadi sorotan publik setelah tindakannya membatalkan rencana kegiatan ceramah keagamaan di bulan ramadan di lingkungan PT Pelni (persero).

Tindakannya mendapatkan kritik keras dari banyak pihak.

Terlebih, dia menyebut kata radikalisme dalam pengumuman pencopotan pejabat PT Pelni yang terlibat dalam kepanitiaan acara pengajian itu.

Banyak yang bertanya kepada dirinya di media sosial, radikalisme macam apa yang dimaksud Kang Dede tersebut.

Baca juga: Kang Dede Batalkan Ceramah Ketua Komisi Dakwah MUI di Pelni, Fadli Zon:Ada yang Terpapar Islamphobia

Kang Dede pun membagikan flyer jadwal kajian yang rencananya digelar secara online tersebut.

Beberapa pengisi kajian dalam ceramah yang dijadwalkan itu di antaranya, Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH M Cholil Nafis, Ustaz Firanda, Ustaz Syafiq Rizas Basamalah, Ustaz Rizal Yuliar.

"Sumbu pendeknya di mana ya ? Coba kamu dengar kajian ustaz firanda, syafik, subhan mana ada kontra dg pemerintah. Yah palingan juga dari kalanganmu tidak laku, itu aja masalahnya," tulis @herdiaseli menanggapi pengumunan pembatalan di akun @kangdede78

"Kelihatannya Bapak yang bersikap Radikal ya?! Para penceramah ini berada di garda paling depan dalam melawan doktrin-doktrin radikalisme. Ceramah mereka tersebar luas mengajarkan taat kepada pemerintah yang sah dalam perkara yang baik," tulis Muchammad Taufiq

Baca juga: Aksi Heroik Warga Ciputat Gagalkan Aksi Perampokan, Tak Gentar saat Pelaku Menembak Bertubi-tubi

Baca juga: Kang Dede Batalkan Kajian Ramadan di Pelni, Fadli Zon: Akibat BUMN Diisi Relawan Pilpres Parasit

Kang Dede sebelumnya mengumumkan pembatalan itu dengan terang-terangan di media sosialnya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved