Breaking News:

Aksi Terorisme

Terduga Teroris Ini Mengaku Rancang Pelemparan Air Keras kepada Polisi, Juga Isi Ilmu Kebal

Bambang Setiono, terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri, mengaku pernah merencanakan aksi teror kepada polisi.

Editor: Yaspen Martinus
shutterstock.com
Bambang Setiono, terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri, mengaku mengetahui pembuatan bom aseton peroksida (TATP) yang dilakukan Zulaimi Agus atas perintah Husein Hasni. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Bambang Setiono, terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri, mengaku pernah merencanakan aksi teror kepada polisi.

Rencana tersebut dibahas bersama sejumlah jemaahnya yang juga tertangkap.

Salah satunya adalah rencana penyiraman air keras terhadap personel kepolisian yang bertugas.

Baca juga: Kompolnas Tak Lihat Ada Polwan Periksa Pengunjung Wanita Saat Zakiah Aini Tebar Teror di Mabes Polri

"Saya ikut mengetahui rencana perencanaan pelemparan air keras Habib Husein Hasmy kepada petugas kepolisian," kata Bambang dalam video pengakuan yang tersebar di awak media.

Dia juga merencanakan pelemparan bom molotov kepada personel kepolisian.

Dia turut terlibat dalam penunjukkan eksekutor yang bakal bertugas melemparkan bom molotov.

Baca juga: Penjual Senjata yang Dipakai Zakiah Aini Dibekuk di Aceh, Polisi Dalami Motif dan Cara Belinya

"Mengetahui penunjukkan sebagai tim eksekutor untuk penyerangan bom lempar kepada anggota kepolisian bersama Jeri, Ahmad Junaidi, Malik, Jati, Noval, Ipul, dan laskar FPI," ungkapnya.

Bambang juga mengaku pernah melakukan sejumlah pertemuan beberapa kali untuk memasang ilmu kebal di Sukabumi.

"Melakukan pertemuan sebanyak tiga kali di Cibadak Sukabumi."

Baca juga: LOWONGAN Kerja Reporter Tribun Network-Warta Kota, Simak Syaratnya Ya

"Di Ahmad Dimiyati alias Abah Popon bersama Habib Husein Hasni, Zulaimi Agus, Jati, Jeri Junaidi, Ipul, Novan, Malik, Habib Aljufri, Asep Komara, Angga Putra, untuk mengisi ilmu kebal," bebernya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved