Selasa, 2 Juni 2026

Ijazah Jokowi

Mikhael Sinaga Ungkap Fakta Eggi Sudjana Bertemu Jokowi Bukan Minta Maaf, Tapi Justru Menasihati

Mikhael Sinaga Ungkap Fakta Eggi Sudjana Bertemu Jokowi Bukan Minta Maaf, Tapi Justru Menasihati

Tayang: | Diperbarui:
Istimewa
BUKAN MINTA MAAF - Polemik pertemuan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi di Solo, Kamis (8/1/2026) lalu, kembali memanas, yang membuat klarifikasi terbaru datang dari Mikhael Sinaga, host podcast YouTube Sentana TV. Mikhael Sinaga mengaku mendapat penjelasan langsung dari Eggi Sudjana melalui sambungan telepon mengenai pertemuan tersebut. 

Ringkasan Berita:
  • Polemik pertemuan Eggi Sudjana–Damai Lubis dengan Jokowi memanas setelah Mikhael Sinaga menyebut tidak ada permintaan maaf, melainkan dialog kritis terkait laporan TPUA soal ijazah Jokowi.
  • Mikhael mengungkap klaim Eggi bahwa pertemuan didampingi dua polisi aktif, yang dinilai bermasalah secara etik dan hukum.
  • Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, membantah dan menegaskan pertemuan bersifat kekeluargaan, berisi permintaan maaf, namun proses hukum tetap berjalan.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Polemik pertemuan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi di Solo, Kamis (8/1/2026) lalu, kembali memanas. 

Klarifikasi terbaru datang dari Mikhael Sinaga, host podcast YouTube Sentana TV, yang mengaku mendapat penjelasan langsung dari Eggi Sudjana melalui sambungan telepon mengenai pertemuan tersebut.

Menurut Mikhael, narasi yang menyebut Eggi Sudjana datang ke rumah Jokowi untuk meminta maaf tidak sesuai dengan fakta yang disampaikan langsung oleh Eggi kepadanya.

Baca juga: Roy Suryo Minta Prabowo dan Kapolri Tindak 2 Polisi Aktif yang Dampingi Eggi Sudjana Temui Jokowi

“Bang Eggi Sudjana sendiri yang mengangkat telepon saya dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Tidak ada permintaan maaf. Sama sekali tidak ada,” ujar Mikhael dalam siaran channel YouTube Sentana TV, Kamis.

Mikhael menjelaskan, pertemuan di kediaman Jokowi di kawasan Sumber, Solo, tersebut, berdasarkan keterangan Eggi Sudjana merupakan pertemuan lanjutan (follow up) dari pertemuan sebelumnya pada 16 April 2025.

Pertemuan itu berkaitan dengan laporan Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) terkait dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi.

“Ini pertemuan kedua. Follow up. Tujuannya jelas, bukan silaturahmi biasa, apalagi minta maaf,” kata Mikhael menegaskan.

Ia menyebut, Eggi Sudjana memang mengakui bertemu langsung dengan Jokowi.

Namun isi pertemuan justru berisi dialog dan penyampaian pandangan kritis, bukan permohonan maaf.

“Yang terjadi justru sebaliknya. Bang Eggi mengatakan dia menasihati Jokowi. Memberikan pandangan dan peringatan moral,” ujar Mikhael.

Baca juga: Roy Suryo Minta Prabowo dan Kapolri Tindak 2 Polisi Aktif yang Dampingi Eggi Sudjana Temui Jokowi

Hal paling sensitif dari pengakuan Eggi, menurut Mikhael, adalah adanya dua aparat kepolisian aktif yang ikut mendampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis saat memasuki rumah Jokowi.

“Ini pengakuan langsung Bang Eggi. Ada dua sosok aparat, satu penyidik dan satu atasan,” kata Mikhael.

Ia menilai hal tersebut sangat bermasalah secara etik dan hukum, karena melibatkan aparat aktif dalam pertemuan antara pelapor dan terlapor.

“Pelapor dan terlapor tidak boleh dipertemukan, apalagi dimediasi penyidik aktif. Ini bahaya dan mencoreng penegakan hukum,” tegasnya.

Mikhael juga secara tegas membantah isu yang menyebut Eggi Sudjana meminta maaf atau ada unsur transaksional dalam pertemuan tersebut.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved