Amandemen UUD 1945
Arief Poyuono: Presiden Menjabat Dua Periode Itu Copy Paste dari Amerika Serikat
Arief pun menilai, masa jabatan presiden yang dua periode dan partai politik yang cukup banyak, justru terdapat dampak politik yang timbul.
Arief pun menjelaskan maksud omongannya tersebut.
Menurutnya, Presiden Jokowi harus sadar merupakan seorang pemimpin yang memang masih sangat diinginkan masyarakat Indonesia.
Baca juga: LIVE STREAMING Sidang Rizieq Shihab: Meski Terdakwa Menolak Online, Persidangan Tetap Digelar
Terutama, untuk menyelamatkan rakyat pada saat pandemi Covid-19 ini.
"Bahwa saya nenunjukkan muka saya sebagai rakyat ke Jokowi."
"Bahwa Pak Jokowi, bahwa bapak itu harus menyelamatkan negeri ini."
Baca juga: Pakai Kartu Pers, Neno Warisman Ikut Liput Sidang Rizieq Shihab
"Anda dibutuhkan kembali untuk satu periode," tutur Arief
Ia pun menyadari Presiden Jokowi telah menegaskan akan patuh terhadap konstitusi, di mana masa jabatan Presiden hanya 2 periode.
Namun, ia pun memiliki keyakinan Jokowi akan mau menjabat kembali jika rakyat menginginkan.
Baca juga: Disorot Kamera di Lorong Rutan Bareskrim, Rizieq Shihab: Jangan Sinetron, Matikan, Saya Enggak Rela!
"Kalau rakyat yang mendesak dengan jumlah besar, saya pikir dia akan mau."
"Dukungan rakyat sangat besar sekali, saya pikir Pak Jokowi akan mau ya," ucap Arief.
Sebelumnya, Presiden Jokowi kembali menanggapi wacana masa jabatan presiden tiga periode, seiring isu amandemen UUD 1946.
Baca juga: Edhy Prabowo Bilang Larangan Ekspor Benur Rugikan Rakyat, Susi Pudjiastuti: No Comment!
"Apalagi yang harus saya sampaikan? Bolak-balik, ya sikap saya enggak berubah."
"Janganlah membuat kegaduhan baru."
"Kita saat ini tengah fokus pada penanganan pandemi."
Baca juga: Butuh Studi Lebih Lanjut, Sertifikat Vaksin Covid-19 untuk Syarat Bepergian Masih Wacana
"Dan saya tegaskan, saya tidak ada niat, tidak ada juga berminat menjadi Presiden tiga periode."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/arief-poyuono-produksi-jamu-anti-virus-corona.jpg)