Hukum

GUGATAN Rp 100 M Indosat Ooredoo dan Commonwealth Bank oleh Ilham Bintang Dilanjut, Mediasi Buntu

Mediasi kasus pembobolan SIM Card dan rekening bank atas nama wartawan senior Ilham Bintang di PN Jakpus menemui jalan buntu.

Editor: Suprapto
Istimewa
Mediasi kasus pembobolan SIM Card dan rekening bank atas nama wartawan senior Ilham Bintang di PN Jakpus menemui jalan buntu. Sidang dilanjutkan Senin (22/2/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Mediasi kasus kasus pembobolan rekening wartawan senior Ilham Bintang  dengan PT Indosat Ooredoo dan Cammonwelth Bank di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menemui jalan buntu.

Hakim mediator, Makmur SH MH,  akhirnya memutuskan untuk melanjutkan perkara ini dengan pemeriksaan kasus yang persidangannya  dimulai Senin 22/2.

Kedua perusahaan itu digugat masing-masing Rp 100 miliar.

"Tidak ada titik temu, sehingga sidang dilanjutkan," ujar Ilham Bintang kepada Wartakotalive.com, Rabu (17/2/20210). Mediasi berlangsung Senin (15/2/2021).

Baca juga: Kelompok Pembobol Rekening Ilham Bintang, Sudah 19 Kali Beraksi Selama Dua Tahun

Baca juga: ILHAM Bintang Gugat Indosat dan Commonwealth Bank Rp 100 Miliar Terkait Pembobolan Rekening Pribadi

Sementara itu,  Wina Armada Sukardi, koordinator advokad tim hukum Ilham Bintang, mengatakan, pihaknya sudah berupaya memberikan banyak konsensi dalam proses mediasi tersebut, tetapi tidak mendapat tanggapan yang memadai.

“Akhirnya kami memutuskan untuk kembali kepada gugatan semula,” katanya usai sidang mediasi.

Wina menambahkan, bagi pihaknya tujuan utama gugatan ini agar ke depan untuk mencegah masyarakat jangan dirugikan lagi oleh penyimpangan prosedur dari operator selular dan dunia perbankan.

Dengan dilanjutkan kasus ini, tambah Wina, diharapkan ada sebuah yurispundensi yang melindungi kepentingan masyarakat. “Jadi malah bagus dilanjutkan,” ujarnya.

Wina menerangkan, kliennya dan para pihak yang pernah mengalami kasus serupa, ingin mengetahui bagaimana ujung dari kasus pembajakan simcard yang berlanjut pembobolan rekening korban di bank .

“Maklumllah kasus serupa menelan banyak korban dengan akumulasi kerugian ratusan miliar," kata Wina.

Dalam sidang sebelumnya, majelis hakim memang meminta para pihak yang beperkara itu agar  mengupayakan dulu proses damai.

Melalui Tim Pengacaranya, Ilham Bintang menggugat kedua korporasi asing Indosat dan Commonwealth Bank, ganti rugi sebesar Rp 100 miliar secara tanggung renteng.

Alasannya, rapuhnya sistem pengamanan perusahaan selular Indosat dan juga perusahaan perbankan Commonwealth Bank menyebabkan dia menjadi korban kejahatan perbankan.

Lemahnya sistem pengamanan kartu SIM Card Indosat, kartu SIM Indosat Ilham Bintang pada tanggal 3 Januari 2020, berhasil dibajak oleh seseorang yang mengaku bernama Ilham Bintang.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved