Breaking News:

Dilarang Beraktivitas oleh Pemerintah, FPI Tidak Tutup Kemungkinan Ganti Nama

Menurutnya pembubaran FPI menjadi upaya pemerintah untuk mengaburkan kasus kematian enam laskar FPI.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Desy Selviany
Ratusan anggota Polisi dan TNI geruduk markas FPI di Jalan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (30/12/2020). Mereka menurunkan baliho serta atribut FPI serta baliho bergambar Imam besar FPI Rizieq Shihab yang masih terpajang di kawasan tersebut. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANAH ABANG - Pihak FPI tidak menutup kemungkinan akan mengganti nama usai resmi dibubarkan oleh pemerintah.

Hal itu diungkapkan kuasa hukum FPI Sugito Atmo Prawiro saat ditemui di Jalan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Nanti kami diskusikan dulu dengan pengurus DPP. Karena saya hanya sebagai kuasa hukum," terang Sugito saat hendak sambangi rumah Rizieq Shihab Rabu (30/12/2020).

Baca juga: Kisah Misa Malam Natal Pertama Flaurentcia di Tengah Pandemi, Tanpa Sang Ibu dan Anak

Baca juga: Daftar 23 Tempat Wisata di Jakarta yang Tutup Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Baca juga: HOAX! Surat Telegram Sebut Pembubaran Ormas FPI, HTI, JAT, FUI, MMI, ini Penjelasan Kabaintelkam

Hal itu dibenarkan Aziz Yanuar Kuasa Hukum Habib Rizieq.

"Tidak masalah,nanti kami buat organisasi lagi, perkumpulan lain," jelas Aziz di konfirmasi.

Selain itu pihaknya juga akan menggugat putusan pemerintah terkait pembubaran FPI.

Mereka akan menggugat putusan itu ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Menurutnya pembubaran FPI menjadi upaya pemerintah untuk mengaburkan kasus kematian enam laskar FPI.

"Kami menduga ini rangkaian bentuk yang tidak dapat dilepaskan dari upaya untuk membuat teralihkannya perhatian terhadap pengusutan kasus dugaan kematian enam laskar yang sarat pelanggaran HAM," tuturnya.

Baca juga: Mengagetkan, Begini Kondisi Wajah dan Tubuh Dewi Perssik akibat Positif Covid-19, Bercak Merah Parah

Baca juga: Melihat Aksi Veronica Tan Memainkan Cello Bersama Soundkestra, dalam Christmas Carol di Kota Tua

Baca juga: Tweet War, Mantan Jubir KPK Febri Diansyah Bungkam Fadjroel Rachman, Gara-gara Kata Di Vaksin

Diberitakan sebelumnya tas SKB Menteri FPI resmi menjadi Ormas terlarang. 

Keputusan itu diumumkan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved