Tweet War, Mantan Jubir KPK Febri Diansyah Bungkam Fadjroel Rachman, Gara-gara Kata 'Di Vaksin'

Dalam pantauan Wartakotalive.com, tweet war berawal ketika Febri mengomentari cuitan Fadjroel.

Editor: Mohamad Yusuf
Warta Kota/Henry Lopulalan
Juru Bicara Kepresidenan Fadjroel Rachman di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Jagat maya Twitter ramai perbincangkan tweet war atau perang cuitan antara mantan Juru Bicara KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Febri Diansyah dan Fadjroel Rachman Juru Bicara Presiden Jokowi.

Tweet war antara Febri dan Fadjroel itu terjadi berawal dari kata 'di vaksin'.

Di mana tweet war berlangsung pada Kamis (24/12/2020).

Baca juga: Mengenal Lebih Dekat, Farah Puteri Nahlia, Anggota DPR Putri Kapolda Metro Jaya Fadil Imran

Baca juga: Tsamara PSI: Jangankan Dimusuhi Anggota DPRD DKI, Dimusuhi Satu Republik pun Kami Siap

Baca juga: Penembakan Laskar FPI Janggal, Fadli Zon: Dibuka Siapa Eksekutor Penembakan, Jangan Disembunyikan!

Dalam pantauan Wartakotalive.com, tweet war berawal ketika Febri mengomentari cuitan Fadjroel.

Dalam cuitan itu Fadjroel mengunggah foto bertuliskan 'Aku Siap di Vaksin'.

"Bersiap #VaksinUntukKitaGRATIS Selamat Hari Natal untuk saudara/i sebangsa yang merayakannya. Selamat berlibur untuk #SahabatFADJROEL tetap disiplin 3M: Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak & menjauhi kerumunan ~ #Jubir #BungJubir #JubirPresidenRI@JubirPresidenRI," tulisnya.

Cuitan itu pun dikomentari Febri.

Bahwa seharusnya penulisan kata yang benar adalah 'divaksin' bukan 'di vaksin'.

"Di vaksin berbeda dengan divaksin sepertinya mas," tulis Febri mengomentari cuitan Fadjroel.

Di mana kata divaksin dimaksud adalah kata kerja, maka seharusnya penulisan kata 'di' disambung dengan kata 'vaksin'.

Baca juga: Ketua DPRD DKI Berang, Ancam Laporkan Pembuat Soal Ujian Anies Diejek Mega ke Polda Metro

Baca juga: Tayangan ILC Dihentikan Tahun Depan, Fadli Zon: Kelihatannya Demokrasi Memang telah Dimatikan

Baca juga: Anies Ajak Warga Melihat Cantiknya Kini Simpang Senen, Tidak lagi Dianggap Kawasan Kumuh dan Rawan

Menanggapi komentar Febri, Fadjroel pun langsung mengalihkan dengan mempertanyakan mengenai kesediaan untuk divaksin.

"Terimakasih. bung bersedia divaksin?" tanya Fadjroel kepada Febri.

Lalu Febri memberikan jawaban, "Sebagai masyarakat biasa, tentu bersedia.. Sepanjang vaksin yang digunakan benar-benar klir secara medis.. Dan yang paling penting pemerintah menjamin hak seluruh warga negara."

Mendapatkan jawaban tersebut, Fadjroel nampak mempermasalahkan kata 'klir' yang digunakan Febri.

Fadjroel mempertanyakan.

"Klir itu bahasa apa ya Bung @febridiansyah ?" tanya Fadjroel.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved