Breaking News:

Virus Corona Bekasi

KISAH Perawat Covid-19 Dadakan (4-habis): Yang Negatif Beradu Imunitas dengan yang Positif

Kisah perawat Covid-19 dadakan (4-habis): Yang negatif beradu imunitas dengan yang positif Covid-9.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Hertanto Soebijoto
Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Kisah perawat Covid-19 dadakan (4-habis): Yang negatif beradu imunitas dengan yang positif Covid-9. Foto kiri ke kanan: Kakak (7), Putri (3) dan Abang (2) saat di ruang isolasi. 

Menjaga imunitas diri sendiri jauh lebih penting daripada penggunaan APD.

Baca juga: Operasi Lilin Jaya 2020: Polda Metro Jaya Bersama Kodam Jaya Selenggarakan Swab Test Antigen Gratis

Setidaknya itulah bekal yang saya dapat hasil mewawancarai narasumber.

Setelah perut terisi, saya mengajak mereka makan. Tapi cuma Putri yang merasa lapar sedangkan Kakak dan Abang mengaku masih kenyang.

Saya merasa bahwa membujuk anak-anak bukanlah keahlian utama seorang pria.

Semua mainan yang dibawa dari rumah saya keluarkan dari plastik.

Saat mereka bermain, saya duduk menjauh, berusaha menenangkan diri.

Baca juga: TEMUAN 201 Kg Narkoba di Hotel di Kawasan Petamburan, Jakarta Pusat Diduga dari Timur Tengah

Tanpa sadar, air mata jatuh membasahi pipi. Saya teringat anak yang usianya baru tujuh bulan.

Si cantik mungkin sedang terlelap dipelukan ibunya, RN (28), di rumah.

Begitu sadar dari lamunan, Kakak sudah ada di sebelah saya. Karena masih dilengkapi pakaian hazmat, kacamata, dan masker, ia tak bisa melihat kesedihan saya tadi.

"Kenapa om?" tanya Kakak, Jumat (18/12).

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved