Edhy Prabowo Ditangkap KPK

Edhy Prabowo Jadi Tersangka, Luhut Minta KPK Jangan Berlebihan, Katanya Tak Semua Orang Jelek

Menteri Kelautan dan Perikanan Ad Interim Luhut Binsar Panjaitan meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak berlebihan.

Editor: Yaspen Martinus
Wartakotalive.com/Joko Supriyanto
MENKO Kemaritiman dan Investasi Luhut B Pandjaitan bersama Menhub Budi Karya Sumadi (kiri) sedang memberikan keterangan kepada awak media, seusai menghadiri diskusi nasional 'Merajut Konektivitas Ibu Kota Baru' di Hotel Sultan Jakarta, Rabu (26/2/2020). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Ad Interim Luhut Binsar Panjaitan meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak berlebihan.

Meski tak mengaitkan secara langsung, hal tersebut ia katakan saat ditanya soal penangkapan Edhy Prabowo oleh KPK, dalam dugaan korupsi izin ekspor benur.

"Saya minta KPK juga periksa sesuai ketentuan yang bagus saja," kata Luhut saat konferensi pers di Kantor KKP, Gambir, Jakarta, Jumat (27/11/2020).

Baca juga: Luhut Panjaitan: Edhy Prabowo Sebenarnya Orang Baik, Tanggung Jawab, dan Kesatria

Menurutnya, tak semua orang jelek, dan itu tak bisa dipukul rata.

"Jangan berlebihan. Enggak semua orang jelek, ada yang baik," imbuhnya.

Luhut Binsar Panjaitan juga menyayangkan kasus yang menimpa Edhy Prabowo.

Baca juga: Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Sekjen Gerindra: Ini Ujian Partai

Edhy ditangkap oleh KPK di Bandara Soekarno-Hatta, karena dugaan korupsi ekspor benur di Kementerian KKP.

Namun, Luhut meminta semua pihak tidak perlu ragu.

"Saya kira enggak perlu kecil hati, sudah kejadian, kita sayangkan peristiwa ini."

Baca juga: Edhy Prabowo Korupsi, Gerindra Minta Maaf kepada Jokowi, Jadi Pelajaran Berharga Kelola Kepercayaan

"Dan saya tahu Pak Edhy itu sebenarnya orang baik," kata Luhut di Kantor KKP, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (27/11/2020).

Luhut mengapresiasi apa yang dilakukan Edhy setelah terjerat kasus ini.

"Beliau langsung ambil alih, tanggung jawab, dan itu sebagai kesatria."

Baca juga: UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia 27 November 2020: Rekor Baru Lagi! Pasien Positif Tambah 5.828

"Dan itu kita harus hormati juga hal-hal semacam itu," paparnya.

Luhut Binsar Panjaitan sebelumnya menggelar rapat pertama dengan pejabat eselon I KKP, di Kantor KKP, Gambir, Jakarta Pusat.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved