Dukung Pendidikan Anak Indonesia, 1.100 Pesepeda Gowes Virtual 300 Kilometer
Tren ini membuat masyarakat mengeluarkan kembali sepeda yang telah lama mereka miliki, dan tak sedikit juga yang membeli baru.
Mulai dari komunitas sepeda, atlet, karyawan swasta, hingga figur publik turut berpartisipasi.
Poetoet Soedarjanto, Ketua Bike2Work Indonesia pun turut mengikuti kegiatan bersepeda virtual oleh Bike to care.
“Pada dasarnya tujuan Bike2Work adalah bersepeda untuk Indonesia."
Baca juga: Detik-detik Penangkapan Edhy Prabowo, Ali Mochtar Ngabalin Disuruh Petugas KPK Pisah dari Rombongan
"Kami sangat mendukung kegiatan-kegiatan sosial seperti Bike to Care yang dapat menjadikan kegiatan bersepeda menjadi lebih bermakna."
"Dengan visi yang sama, tentunya Indonesia butuh generasi penerus bangsa yang berkualitas dan hebat."
"Itu semua hanya bisa dicapai dengan pendidikan yang tepat dan berkualitas."
Baca juga: Gus Nur Masih Positif Covid-19 tapi Dikembalikan ke Rutan Mabes Polri, Kuasa Hukum Bakal Bersikap
"Untuk itu, saya tidak pikir panjang untuk ikut Bike to Care,” ujar Poetoet Soedarjanto, Ketua Bike2Work Indonesia.
Bike2Work Indonesia adalah salah satu komunitas sepeda yang memiliki anggotanya di seluruh penjuru Nusantara dari Aceh hingga Papua.
Beberapa perwakilan juga turut mengikuti Bike to Care, di antaranya Shahnaz Mumtaz, atlet muda Indonesia di BMX dan Massa Amputee yang bersepeda dengan menerjang keterbatasannya.
Baca juga: Imbas Libur Panjang, Pasien Positif Covid-19 di Kota Depok Tambah 164 Orang, Ruang ICU Penuh
Beberapa penggiat sepeda lainnya yang juga merupakan public figure juga ikut serta membawa misi baik ini, ada Adinda Fala, Ade Putri, Karla Jasmina, dan Narita Diyan.
Kegiatan bersepeda sosial ini kemudian ditutup dengan acara closing yang diselenggarakan secara virtual pada Minggu 22 November 2020. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/bike-to-care-sos-childrens-villages-indonesia.jpg)