Jumat, 1 Mei 2026

Dukung Pendidikan Anak Indonesia, 1.100 Pesepeda Gowes Virtual 300 Kilometer

Tren ini membuat masyarakat mengeluarkan kembali sepeda yang telah lama mereka miliki, dan tak sedikit juga yang membeli baru.

Tayang:
ISTIMEWA
Bike to Care SOS Children’s Villages Indonesia 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Bersepeda kembali muncul sebagai tren olahraga yang dipilih masyarakat, saat pemerintah menetapkan adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19.

Aktivitas olahraga satu ini dinilai aman untuk dilakukan oleh masyarakat, untuk menjaga kebugaran dengan tetap menjaga jarak.

Sekaligus, sebagai sarana rekreasi setelah PSBB dilakukan beberapa waktu lalu.

Baca juga: Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Arief Poyuono Minta Prabowo Subianto Mundur dari Kabinet dan Gerindra

Tren ini membuat masyarakat mengeluarkan kembali sepeda yang telah lama mereka miliki, dan tak sedikit juga yang membeli baru.

Tak hanya pada aktivitas olahraga, adaptasi kebiasaan baru ini juga terjadi pada dunia pendidikan.

Kegiatan belajar mengajar tidak lagi dilaksanakan secara tatap muka di sekolah, melainkan melalui metode daring.

Baca juga: Pangdam Jaya: Agama Mengajarkan Berkatalah yang Baik Atau Diam, Bukan Mencaci Maki

Berbagai kendala dihadapi oleh berbagai pihak, baik dari sekolah, guru, peserta didik, orang tua, dan anak-anak.

Beberapa di antaranya adalah sarana dan prasarana penunjang pelaksanaan metode daring yang minim, juga keterbatasan jaringan internet, dan listrik.

Saat ini anak-anak dituntut untuk membiasakan diri menjalani pembelajaran jarak jauh.

Baca juga: Edhy Prabowo Diciduk KPK, Wagub DKI Ogah Ikut Campur

Namun, tidak semua anak di Indonesia punya kesempatan yang sama.

Anak-anak yang telah kehilangan orang tua dan berada dalam dampingan SOS Children’s Villages, juga harus menghadapi tantangan untuk bisa belajar.

Melihat fenomena ini, SOS Children’s Villages Indonesia mensinergikan dua aktivitas baru yang muncul di tengah pandemi ini untuk dapat saling melengkapi.

Baca juga: UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia 25 November 2020: Rekor Baru! Pasien Positif Melonjak 5.534 Orang

Aktivitas bersepeda menjadi salah satu solusi dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan anak-anak, agar punya kesempatan mendapatkan pendidikan daring.

Kegiatan bersepeda membawa misi sosial ini dinamakan Bike To Care dan dilakukan secara virtual.

Bike to Care sendiri adalah sebuah bentuk elevasi dari kegiatan olahraga sosial yang diselenggarakan secara rutin dan masif selama 4 tahun ke belakang oleh SOS Children’s Villages Indonesia, yaitu Run To Care.

Baca juga: Pasien Covid-19 di Kabupaten Karawang Tambah 82 Orang, Tiga Pabrik Jadi Klaster Baru

Tanggal 5 September 2020 secara resmi pendaftaran Bike to Care untuk pertama kalinya dibuka, hingga ditutup pada 1 November 2020, ketika slot sudah sold out.

Sebanyak 1.100 peserta ikut bergabung dan bersepeda secara virtual sejauh 300 kilometer selama 1,5 bulan, untuk mendukung pendidikan bagi anak-anak yang telah/berisiko kehilangan pengasuhan orang tua di SOS Children’s Villages Indonesia.

Ribuan pesepeda bahkan mengumpulkan lebih dari 300 km hingga menyentuh ribuan kilometer sejak tanggal dimulainya bersepeda, yaitu 12 Oktober 2020, dan berakhir di tanggal 22 November 2020.

Baca juga: Buka Peluang Bertemu Rizieq Shibab, Pangdam Jaya: FPI Bukan Musuh Kita

Total kilometer yang dicapai dari 1.100 pesepeda adalah 500.000 kilometer.

Tidak hanya mendedikasikan kilometer, 1.100 pesepeda ini juga ikut berdonasi bagi anak-anak Indonesia lewat biaya pendaftaran Bike to Care.

“Saat ini semua orang menghadapi masa sulit, tak terkecuali 5.500 anak yang kami asuh dan dampingi di SOS Children’s Villages."

Baca juga: Polri Klaim Kini Tak Ada Lagi Polisi Menganggur yang Jadi Analisis Kebijakan, Semuanya Punya Jabatan

"Masa depan yang baik dengan tumbuh kembang diri menuju pribadi berkualitas hanya dapat mereka peroleh melalui pendidikan."

"Namun, di saat pandemi ini pada akhirnya kita harus beradaptasi."

"Bagi generasi sekarang yang skip sekolah tatap muka, mereka mau tidak mau harus bersekolah secara daring."

Baca juga: KPK Ciduk Edhy Prabowo, Bambang Widjojanto: Bravo Novel Baswedan!

"Sayangnya, belum semua anak di negeri ini punya kesempatan tersebut."

"Karena itu kami berterima kasih kepada 1.100 orang-orang baik yang ikut berkontribusi mendukung pemenuhan hak pendidikan anak melalui kegiatan Bike to Care, dengan bersepeda virtual sejauh 300KM bahkan lebih."

"Berkat ribuan pesepeda Bike to Care, sekarang ada lebih banyak anak yang punya kesempatan sama untuk dapat belajar daring seperti anak-anak lainnya."

Baca juga: Jokowi: Pandemi Belum Berakhir, tapi Kita akan Segera Melangkah untuk Pemulihan

"Kami terus-menerus mengajak seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali."

"Untuk bersama-sama mendukung pemenuhan hak anak atas pendidikan, khususnya di masa-masa sulit seperti ini,” kata Gregor Hadi Nitihardjo, National Director SOS Children’s Villages Indonesia, lewat keterangan tertulis.

Bike to Care yang membawa misi bantuan pendidikan bagi anak-anak Indonesia mendatangkan banyak dukungan dari berbagai pihak.

Baca juga: Ridwan Kamil Pastikan Ada Perubahan Zona Covid-19 Akibat Pelanggaran Prokes di Megamendung Bogor

Mulai dari komunitas sepeda, atlet, karyawan swasta, hingga figur publik turut berpartisipasi.

Poetoet Soedarjanto, Ketua Bike2Work Indonesia pun turut mengikuti kegiatan bersepeda virtual oleh Bike to care.

“Pada dasarnya tujuan Bike2Work adalah bersepeda untuk Indonesia."

Baca juga: Detik-detik Penangkapan Edhy Prabowo, Ali Mochtar Ngabalin Disuruh Petugas KPK Pisah dari Rombongan

"Kami sangat mendukung kegiatan-kegiatan sosial seperti Bike to Care yang dapat menjadikan kegiatan bersepeda menjadi lebih bermakna."

"Dengan visi yang sama, tentunya Indonesia butuh generasi penerus bangsa yang berkualitas dan hebat."

"Itu semua hanya bisa dicapai dengan pendidikan yang tepat dan berkualitas."

Baca juga: Gus Nur Masih Positif Covid-19 tapi Dikembalikan ke Rutan Mabes Polri, Kuasa Hukum Bakal Bersikap

"Untuk itu, saya tidak pikir panjang untuk ikut Bike to Care,” ujar Poetoet Soedarjanto, Ketua Bike2Work Indonesia.

Bike2Work Indonesia adalah salah satu komunitas sepeda yang memiliki anggotanya di seluruh penjuru Nusantara dari Aceh hingga Papua.

Beberapa perwakilan juga turut mengikuti Bike to Care, di antaranya Shahnaz Mumtaz, atlet muda Indonesia di BMX dan Massa Amputee yang bersepeda dengan menerjang keterbatasannya.

Baca juga: Imbas Libur Panjang, Pasien Positif Covid-19 di Kota Depok Tambah 164 Orang, Ruang ICU Penuh

Beberapa penggiat sepeda lainnya yang juga merupakan public figure juga ikut serta membawa misi baik ini, ada Adinda Fala, Ade Putri, Karla Jasmina, dan Narita Diyan.

Kegiatan bersepeda sosial ini kemudian ditutup dengan acara closing yang diselenggarakan secara virtual pada Minggu 22 November 2020. (*)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved