Virus Corona Jabodetabek

Gus Nur Masih Positif Covid-19 tapi Dikembalikan ke Rutan Mabes Polri, Kuasa Hukum Bakal Bersikap

Tim advokasi Gus Nur akan memberikan pernyataan hukum terkait penanganan kasus hukum Gus Nur, Kamis (26/11/2020) besok.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Yaspen Martinus
Layar tangkap Youtube
Gus Nur 

WARTAKOTALIVE, SEMANGGI - Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur, tersangka kasus ujaran kebencian bermuatan SARA sesuai UU ITE, positif Covid-19 saat berada di tahanan Mabes Polri.

Aziz Yanuar, anggota tim advokasi Gus Nur menyatakan, sampai Rabu (25/11/2020), Gus Nur dinyatakan masih positif Covid-19.

"Kondisi beliau beberapa hari lalu masih di RS Polri."

Baca juga: Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Arief Poyuono Minta Prabowo Subianto Mundur dari Kabinet dan Gerindra

"Kemudian 3 hari dibawa lagi ke tahanan Mabes Polri."

"Infonya beliau masih positif dan sekarang berada di Rutan Mabes Polri," kata Aziz kepada Wartakotalive, Rabu (25/11/2020).

Ia menjelaskan, tim advokasi Gus Nur akan memberikan pernyataan hukum terkait penanganan kasus hukum Gus Nur, Kamis (26/11/2020) besok.

Baca juga: Pangdam Jaya: Agama Mengajarkan Berkatalah yang Baik Atau Diam, Bukan Mencaci Maki

"Kami akan bacakan pernyataan hukum Tim Advokasi Gus Nur di Jalan Raya Condet Nomor 16, Balekambang, Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis besok pukul 13.00," tutur Aziz.

Kata Aziz, pihaknya juga akan menggelar konferensi pers dan memberi kesempatan wartawan bertanya ke Tim Advokasi Gus Nur.

"Jadi selain pembacaan pernyataan hukum, kami juga menggelar konferensi pers," jelas Aziz.

Baca juga: Edhy Prabowo Diciduk KPK, Wagub DKI Ogah Ikut Campur

Bareskrim Polri menangkap Sugi Nur Rahardja yang dikenal dengan panggilan Gus Nur, di Malang, Jawa Timur, Sabtu (24/10/2020) pukul 00.00.

Gus Nur ditangkap atas laporan dari Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Cabang Cirebon ke Bareskrim Polri pada 21 Oktober.

Laporan tercatat dalam nomor LP/B/0596/X/2020/BARESKRIM tanggal 21 Oktober 2020.

Baca juga: UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia 25 November 2020: Rekor Baru! Pasien Positif Melonjak 5.534 Orang

Dalam laporan, Gur Nur dianggap telah menyebarkan informasi untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan yang bermuatan SARA dan penghinaan sesuai UU ITE.

Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo membenarkan penangkapan Gur Nur.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved