Breaking News:

Omnibus Law

Dipertemukan dengan Wali Kota Airin saat Demo UU Ciptaker, Mahasiswa Cipayung Plus Usir Wartawan

Sikap yang ditunjukkan mahasiswa tersebut sangat mencoreng transparasi keterbukaan publik.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Mohamad Yusuf
(Dok. Pokja Wartawan Harian Kota Tangsel)
Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany menemui sejumlah mahasiwa Cipayung Plus di ruang Display, Balai Kota Tangsel. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT - Sejumlah aktivis mahasiswa datang menemui Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany di Puspemkot Kota Tangsel, Selasa (13/10/2020).

Sejumlah mahasiswa terdiri dari PMII, HMI, KAMMI, GMNI, SEMMI, IMM, dan Hikmahbudhi yang tergabung dalam kelompok Aktivis Cipayung Plus itu, akhirnya dapat menemui Airin.

Setelah sejumlah aksi unjuk rasanya di tengah gelombang penolakan pengesahan UU Cipta Kerja.

 Usai Aksi Demo Kemarin, ini Daftar Pintu Masuk Stasiun MRT Jakarta yang Buka, Jumat, 9 Oktober 2020

 Beredar Video Soeharto Temui Demonstran saat Unjuk Rasa 1967, Netizen Bandingkan dengan Jokowi

Namun, kejanggalan terjadi di saat pertemuan para aktivis yang sempat berdemo menolak UU Cipta Kerja itu dengan Airin.

Pasalnya, sejumlah mahasiswa justru mengusir para awak media yang sedang meliput pertemuan antar kedua belah pihak.

"Jangan ada media," ujar salah satu perwakilan mahasiswa berbadan tambun, Selasa (13/10/2020)

Gerombolan mahasiswa ini diduga memiliki agenda tersendiri dengan Airin dengan membonceng isu UU Cipta Kerja.

Sikap ini berbanding terbalik pada aksi mereka sebelumnya yang saat itu salah satu orator menginginkan jika pertemuan dengan Wali Kota Tangsel disiarkan secara live melalui media sosial instagram

Aksi para mahasiswa ini kontan mendapat reaksi keras dari komunitas wartawan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Harian Kota Tangsel Ahmad Rizki Suhaedi menyayangkan adanya sikap sejumlah mahasiswa itu.

 Anggota Keluarga yang Diamankan Polisi saat Demo Tolak UU Omnibus Law, Membludak di Polda Metro Jaya

 Kecam Perusakan Halte, Transjakarta Mengaku Kerugian Mencapai Rp 45 miliar

Menurutnya sikap yang ditunjukkan mahasiswa tersebut sangat mencoreng transparasi keterbukaan publik.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved