Polsek Ciracas Diserang
47 dari Total 65 Tersangka Kasus Perusakan Mapolsek Ciracas Tamtama Angkatan 2017
Eddy mengatakan, saat ini 29 oknum prajurit dari TNI AU dan prajurit dari TNI Angkatan Laut (AL) telah diperiksa sebagai saksi.
Penulis: Desy Selviany |
WARTAKOTALIVE, GAMBIR - Satu personel TNI Angkatan Udara (AU) menjadi tersangka perusakan Mapolsek Ciracas, Sabtu (29/8/2020) lalu.
Sampai saat ini Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI masih menggali keterlibatan tersangka lainnya.
Hal itu diungkapkan Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) Mayjen TNI Eddy Rate Muis dalam konferensi pers di Mabesad, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2020).
• Hari Ini Boyamin Saiman Serahkan Bukti Kode Bapakmu dan Bapakku dalam Kasus Djoko Tjandra ke KPK
Eddy mengatakan, saat ini 29 oknum prajurit dari TNI AU dan prajurit dari TNI Angkatan Laut (AL) telah diperiksa sebagai saksi.
Rinciannya, 10 prajurit dari TNI AL dan 19 prajurit dari TNI AU.
Hasilnya, sebanyak tujuh prajurit dari AL dinaikkan statusnya menjadi tersangka, dan satu prajurit dari AU dinaikkan statusnya jadi tersangka.
• Luhut Panjaitan dan Doni Monardo Dikasih Waktu Dua Minggu Redam Covid-19 di 9 Provinsi, Sanggup?
"Jadi total tersangka dari TNI AU dan AL yakni delapan tersangka."
"Dari TNI AL mereka terdiri dari tiga satuan berbeda," ujar Eddy dalam konferensi pers.
Sehingga, total keseluruhan oknum prajurit yang diperiksa baik dari Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU) ada 119 orang.
• Ditugaskan Jokowi, Luhut dan Doni Monardo Wajib Pastikan 9 Provinsi Termasuk Jakarta Terapkan PSBM
Rinciannya, 90 prajurit dari TNI AD, 10 prajurit dari TNI AL, dan 19 prajurit dari TNI AU.
Dari ke-119 prajurit itu, sebanyak 65 orang ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti terlibat dalam perusakan Mapolsek Ciracas.
Di mana 57 oknum prajurit berasal dari AD, tujuh oknum prajurit dari AL, dan satu prajurit dari AU.
• Lagi, Satu Dokter di Kabupaten Bekasi Meninggal Akibat Covid-19, Bertugas di Jakarta
Saat ini pihak penyelidik Puspom masih mendalami lagi dua prajurit AU yang diduga kuat terlibat dalam perusakan tersebut.
"Dua oknum prajurit yang diduga kuat terlibat itu masih berstatus saksi, karena kami belum mendapatkan bukti yang cukup kuat," jelas Eddy.
Sementara, Komandan Puspom TNI AD (Danpuspomad) Letjen Dodik Widjanarko mengatakan, 57 personel AD yang terlibat terdiri dari 25 satuan.
• Hadi Pranoto Gugat Muannas Alaidid Rp 150 Triliun, Minta Kantor PSI di Seluruh Indonesia Disita
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/mapolsek-ciracas1298.jpg)