Novel Baswedan Diteror
Ini yang Bikin Ronny Bugis Akhirnya Cerita ke Atasan Soal Novel Baswedan Disiram Air Keras
Terdakwa Ronny Bugis menutup rapat informasi terkait insiden penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan, selama 2 tahun 8 bulan.
Penulis: |
"Hanya saya dan Rahmat yang tahu," ujarnya.
Selama memendam informasi itu, dia merasa ada yang mengganjal di hati.
"Saya menyesal ada yang mengganjal di hati saya," kata dia.
• UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia 4 Juni 2020: 8.892 Pasien Sembuh, 28.818 Positif, 1.721 Meninggal
Secara terpisah saat dimintai keterangan di persidangan, Rahmat Kadir membenarkan meminta Ronny Bugis tidak menceritakan kepada siapapun terkait kejadian itu.
"Saya menyuruh diam (Ronny Bugis)," tambahnya.
Sebelumnya, terdakwa Ronny Bugis memberikan keterangan terkait insiden penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.
Hal ini disampaikan di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kamis (4/6/2020).
Ronny mengakui perbuatan melakukan tindak pidana tersebut.
• Jusuf Kalla Minta Masjid Dibuka Paling Pertama Ketimbang Mal dan Pasar, Bangsa Ini Harus Ada Rohnya
Dia melakukan perbuatan tersebut bersama Rahmat Kadir Mahulette di salah satu perumahan di kawasan Kelapa Gading, 11 April 2017.
"Saya diperiksa perkara melakukan kekerasan terhadap orang."
"Saya ikut serta melakukan. 11 April Selasa, waktu jamnya saya tidak ingat."
• Ada Sekitar 400.000 Kehamilan Baru di Indonesia Saat Pandemi Covid-19, Bukan karena Tak Ada Hiburan
"Kurang lebih sekitar jam 5 dini hari. Peristiwa terjadi di Kelapa Gading," kata Ronny memberikan keterangan.
Ronny menceritakan kronologi insiden penyiraman air keras kepada Novel Baswedan.
Peristiwa berawal saat Rahmat Kadir mendatangi tempat tinggalnya di Asrama Brimob, 11 April 2017 sekitar pukul 03.00 WIB.
• 12 Kali Tidak Salat Jumat di Masjid, Jusuf Kalla: Ini Paling Lama dalam Hidup Saya
Sebagai anggota Polri aktif, Ronny mengaku sudah 10 tahun tinggal di Asrama Brimob Kelapa Dua, Depok.