Virus Corona

Jusuf Kalla Minta Masjid Dibuka Paling Pertama Ketimbang Mal dan Pasar, Bangsa Ini Harus Ada Rohnya

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) mengatakan, rumah ibadah harus menjadi tempat yang pertama kali dibuka ketimbang mal atau pasar.

mata najwa
Jusuf Kalla di acara Mata Najwa 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) mengatakan, rumah ibadah harus menjadi tempat yang pertama kali dibuka ketimbang mal atau pasar.

Hal itu bila Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dicabut.

"Nanti setelah ini (masjid), baru kantor dan mal bisa buka."

UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia 3 Juni 2020: 8.406 Pasien Sembuh, 28.233 Positif, 1.698 Wafat

"Setelah masjid buka, gereja buka, silakan yang lain buka," katanya saat meninjau penyemprotan disinfektan di Masjid Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (3/6/2020).

Alasannya, menurut Jusuf Kalla, agar bangsa dan negara Indonesia memiliki roh keagamaan.

Masyarakat bisa berdoa, untuk kebaikan bangsa dan negara.

NEGARA Tanpa Korban Meninggal Akibat Covid-19 Semakin Menyusut Jadi 30, Ini Daftarnya

"Harus ada rohnya bangsa ini."

"Buat apa kita peringati 1 Juni Pancasila kalau kita tidak melaksanakan Ketuhanan Yang Maha Esa," tutur Jusuf Kalla.

Menurut dia, penerapan protokol kesehatan di masjid sangatlah mudah ketimbang mal atau pasar.

UPDATE 3 Juni 2020: Berkurang 29 Orang, RS Wisma Atlet Kini Rawat 568 Pasien Positif Covid-19

Mulai dari mengenakan masker, mencuci tangan, hingga menjaga jarak bisa diterapkan dan dikontrol.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved