Serangan Stroke
Warga Batu Ampar, Jakarta Timur Terkena Stroke di Lantai dua, Keluarganya Minta Tolong Damkar
Beruntung jiwa Arif bisa diselamatkan berkat petugas Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur.
Sebab, ular sanca tersebut, berada di plafon rumah Witno, warga Jalan Rawa Bambu 1, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Petugas Grup C Sektor IX Pasar Minggu Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan berhasil mengevakuasi ular sanca tersebut.
• Syuting Film Tidak Selesai, Irwansyah Kehilangan Honor Ratusan Juta Rupiah dan Belum Dibayar Wawan
• Tidak Memiliki SIKM, Ratusan Pengendara Motor Diminta Putar Balik di Jalan Daan Mogot
• 6 Zona untuk Calon Siswa SD di Kota Tangerang, Perhatikan Prosentase dan Peluang Diterima
• Update Virus Corona Indonesia Kamis (28/5/2020) Total 24.538 Kasus, Sembuh 6.240, Tewas 1.496 Orang
Kepala Peleton Grup C Sektor IX Pasar Minggu Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, Yusuf Setiawan, mengatakan, diketahuinya ular sanca itu berada di plafon rumah Witno, ketika istri Witno sedang memasak.
Saat berada di dapaur istri Witno mendengar suara mendesis. Saat ia melihat ke plafon rumah, ternyata ada ular sanca.
Melihat ular sanca istri Witno langsung kabur. Kemudian dia meminta pertolongan kepada tetangganya.
Petugas Damkar yang menerima berita sekira pukul 13.10 kemudian menuju lokasi di Jalan Rawa Bambu I, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
"Posisinya ada di atas dapur. Di dekat kompor. Ibu Witno mau masak, mendengar ular mendesis dia tengok ke atas, langsung ditinggal enggak berani," ungkap Yusuf.
Dikerahkan enam petugas damkar untuk mengevakuasi ular sanca berukuran 1,5 meter itu.
Menurut Yusuf, ular sanca itu tidak melawan seperti ular sanca pada umumnya.
• Kapolri Terbitkan Telegram Soal Skenario New Normal, Ini Ancaman Hukuman Pidana Bagi yang Melanggar
• VIDEO: 23 Orang Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Suap dan Pungli THR di Kemendikbud dari UNJ
• Hadapi New Normal, PT KCI Susun Kebijakan Baru. Wajib Dipatuhi Petugas dan Pengguna KRL
• VIDEO: Indomaret Tambak Dibobol Maling, Rokok dan Susu Digondol
Sebab, ular itu mengalami luka pada bagian tubuhnya.
Diduga luka itu berasal dari proses ganti kulit.
"Kebetulan ularnya luka, makanya enggak gerak. Diduga ganti kulit kegesek. Geseknya di benda yang tajam. Makanya luka. Biasanya ular agresif, yang ini enggak," tambahnya.
Sebelumnya, ular itu sempat terlihat oleh penghuni rumah.
Beberapa hari kemudian baru ditemukan melingkar di atas plafon dapur.
Ular sanca itu, lanjut Yusuf, diduga berasal dari gorong-gorong.