New Normal

Hadapi New Normal, PT KCI Susun Kebijakan Baru. Wajib Dipatuhi Petugas dan Pengguna KRL

Hadapi New Normal, PT KCI Susun Kebijakan Baru. Salah satunya dilarang berbicara langsung maupun telepon di area stasiun dan KRL

Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Rangga Baskoro
Vice President Corporate Communications PT KCI Anne Purba saat memantai uji coba DDT di Stasiun Jatinegara, Jumat (12/4/2019). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Skenario New Normal, atau pola hidup baru dengan pandemi virus corona atau covid-19 sedang dibahas dan disusun oleh berbagai pihak.

Termasuk PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI).

Dalam memberlakukan skenario new normal tersebut, Vice President Corporate Communications PT KCI Anne Purba mengungkapkan pihaknya akan mengeluarkan beberapa kebijakan-kebijakan baru yang wajib dilaksanakan bagi petugas maupun pengguna KRL.

"Tujuannya untuk melengkapi protokol kesehatan yang telah berjalan selama ini," ungkap Anne dalam siaran tertulis pada Kamis (28/5/2020).

Pada pemberlakuan new normal ini, PT KCI tetap menjalankan protokol kesehatan pada moda transportasi publik yang sudah berjalan.

Protokol kesehatan tersebut antara lain, wajib menggunakan masker selama berada di area stasiun dan di dalam KRL, pemeriksaan suhu tubuh penumpang, dan penerapan physical distancing atau jaga jarak sesuai dengan marka-marka yang ada di area stasiun dan di  kereta.

"Untuk semakin memungkinkan kondisi jaga jarak ini, pada waktu-waktu tertentu saat padat pengguna, akan ada penyekatan di sejumlah titik stasiun sehingga jumlah orang yang berada di peron dan di dalam kereta dapat terkendali," ungkap Anne.

"Bila diperlukan, petugas juga melakukan buka tutup pintu masuk stasiun," tambahnya.

Saat ini, lanjutnya, PT KCI juga sudah menyediakan fasilitas wastafel tambahan di sekitar kawasan stasiun.

Tujuannya agar dapat dimanfaatkan pengguna KRL untuk mencuci tangan sebelum dan setelah menggunakan KRL.

Selain itu, pihaknya akan menempatkan fasilitas hand sanitizer di stasiun maupun yang dibawa oleh petugas pengawalan di dalam kereta.

"Kebersihan kereta dan stasiun juga semakin dijaga," imbuhnya.

Lebih lanjut dipaparkannya, sebelum pandemi virus corona melanda, seluruh kereta dan stasiun rutin dibersihkan, baik saat beroperasi melayani penumpang maupun selepas jam operasional.

Selama pandemi, pembersihan ini dilengkapi dengan cairan disinfektan dan penyemprotan disinfektan rutin di stasiun maupun sarana KRL.

Terlebih permukaan yang rutin disentuh penumpang di stasiun, seperti vending machine, gate tiket elektronik, tempat duduk, hingga pegangan tangga juga dibersihkan sekurang-kurangnya sembilan kali dalam satu hari.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved