Naik Motor Bonceng Tiga Sambil Tenteng Celurit, Tiga Remaja di Bekasi Dihajar Warga

Berkendara sambil menenteng senjata tajam celurit, tiga remaja babak belur dihajar warga.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Yaspen Martinus
KOMPAS.COM / SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Penemuan ini mengejutkan penjaga pintu tol.

 Warga Jakarta Diminta Waspada dan Tak Berpuas Diri Meski Kasus Baru Covid-19 Melambat

Penjaga tol tak menyangka senjata tajam itu ditinggalkan begitu saja.

"Gede banget, saya aja merinding."

"Kita ngerinya dia balik lagi ambil itunya dia," kata seorang wanita di dalam video yang sempat viral, Selasa (21/4/2020).

 59 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Laki-laki, Paling Banyak di Rentang Usia 30-59 Tahun

Suasana itu diabadikan lewat rekaman video berdurasi 00.34 detik.

Salah seorang petugas kepolisian dengan sigap mengambil senjata tajam menggunakan plastik merah.

Celurit itu pun dimasukkan ke dalam karung.

 Politikus PDIP: Bubarin Aja Stafsus Milenial! Saya Muda Enggak Pernah Rampok Uang Rakyat

Wartakotalive sebelumnya memberitakan, terbirit-birit dikejar polisi, beberapa pemuda yang terlibat tawuran membuang senjata tajam ke Gerbang Tol Slipi 1, Palmerah, Jakarta Barat.

Senjata tajam berbentuk celurit itu ditemukan petugas, Selasa (21/4/2020).

Awalnya video penemuan celurit di gerbang tol viral di pesan WhatsApp.

 Satpol PP Bubarkan Pedagang Pasar Malam di Cengkareng yang Nekat Berjualan Saat PSBB

Seorang polisi dan petugas tol terlihat mengamankan sebuah celurit yang ditemukan di pinggir tol.

Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar membenarkan informasi tersebut.

Ia menyebut seorang petugas tol sempat melihat dua pemuda berlari melintas di gerbang tol.

 Tinjau Penerapan PSBB di Tangerang Raya, Gubernur Banten: Masyarakat Sadar Kesehatan

"Menurut kesaksian petugas tol, bahwa ada dua orang berlari dari arah arteri melompat ke dalam wilayah Gerbang Tol Slipi 1."

"Tepatnya di lajur GSO.02 (Gardu Semi Otomatis)," kata Fahri saat diminai konfirmasi, Selasa (21/4/2020).

Kedua pemuda itu berlari ke arah yang berbeda.

 Survei SMRC Sebut 41 Persen Warga Nilai Pemerintah Lambat Atasi Covid-19, Mardani Ali Sera Setuju

Satu orang berlari ke arah Flyover Slipi, sedangkan satu lainnya berlari ke arah belakang gerbang tol.

Petugas tol pun sempat meneriaki dua pemuda tersebut.

Namun, pemuda itu langsung melompat pagar BRC dan menyeberang ke arah permukiman penduduk.

 Jokowi: Jangan Ada Lagi yang Anggap Pemerintah Menutupi Data dan Informasi Covid-19

Diduga, kedua pemuda itu ialah pelaku tawuran yang lari dari kejaran polisi.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi menambahkan, hingga kini pihaknya masih melakukan pemburuan.

"Pelakunya kabur. Masih dilidik," imbuh Arsya. (*)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved