Breaking News:

Politikus PDIP: Bubarin Aja Stafsus Milenial! Saya Muda Enggak Pernah Rampok Uang Rakyat

Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP Arteria Dahlan menduga ada praktik korupsi dalam penunjukan Ruangguru sebagai mitra pelaksana Kartu Prakerja.

TV Parlemen
Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP Arteria Dahlan 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP Arteria Dahlan menduga ada praktik korupsi dalam penunjukan Ruangguru sebagai mitra pelaksana Kartu Prakerja.

Menurutnya, mundurnya Adamas Belva Devara selaku CEO RuangGuru sebagai Staf Khusus Presiden, tidak menyelesaikan masalah.

Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR, Rabu (29/4/2020).

Jika Kasus Baru Covid-19 Terus Menurun, Anies Baswedan Bilang PSBB Takkan Diperpanjang

"Bagaimana delapan vendor digital tanpa tender yang diberikan kuota raksasa, permen raksasa oleh pemerintah, bagaimana bisa terjadi, bagaimana strategi pengawasannya?"

"Dan ini tidak cukup dengan mundur, Pak. Ini korupsi."

"Salah satu vendor itu stafsus Presiden, pemilik sahamnya ada di Singapura."

74.785 Warga Jakarta Sudah Ikut Rapid Test, 2.954 Orang Positif Covid-19

"Begini konyolnya kita, siapa yang terlibat, diusut," tuturnya.

Arteria menilai program pelatihan online melalui Kartu Prakerja yang menghabiskan anggaran Rp 5,6 triliun, dimanfaatkan dengan tidak bijak oleh sejumlah pihak.

Terutama, dalam penunjukkan penyedia jasa pelatihan.

Pasien Baru Covid-19 di Jakarta Naik Lagi Jadi 3.950 Orang, 341 Sembuh, 379 Meninggal

"Penunjukan platform digital tanpa tender, untuk proyek Kartu Prakerja senilai Rp 5,6 triliun gagasan Pak Jokowi ini bagus."

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved