Virus Corona DKI Jakarta
UPDATE Terbaru, 2.819 Positif Corona dan Meninggal Dunia 248 Orang di Jakarta
Pasien yang masih dirawat di rumah sakit ada 1.725 orang dan 643 orang menjalani isolasi mandiri di rumah.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Feryanto Hadi
Sebanyak 248 orang dinyatakan meninggal dunia
204 orang dinyatakan sembuh.
WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat jumlah orang yang terinfeksi virus corona (Covid-19) mencapai 2.819 kasus.
Sebanyak 248 orang dinyatakan meninggal dunia dan 204 dinyatakan sembuh.
Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan untuk pasien yang masih dirawat di rumah sakit ada 1.725 orang dan 643 orang menjalani isolasi mandiri di rumah.
“Untuk 882 orang masih menunggu hasil laboratorium,” kata Ani melalui video conference pada Jumat (17/4/2020).
• Akhirnya China Jujur, Jumlah Kematian Akibat Covid-19 Sebenarnya Lebih Besar Dari yang Dilaporkan
• Hasil Temuan NASA, Kualitas Udara Bumi Meningkat Drastis Selama Pandemi Covid-19
Sementara untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 3.779 orang, dengan rincian 3.183 orang sudah selesai dipantau dan 596 orang masih dipantau.
Kemudian Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat ada 2.867 orang dengan rincian 1.493 sudah pulang dari perawatan dan 1.374 orang masih dirawat.
Hingga kini, pemerintah daerah terus melakukan rapid test di enam wilayah Kota/Kabupaten Administrasi DKI Jakarta dan Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP). Total sebanyak 47.588 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif Covid-19 sebesar 3,8 persen.
“Dengan rincian 1.791 orang dinyatakan positif COVID-19 dan 45.797 orang dinyatakan negatif,” ujar Ani yang juga menjabat sebagai Koordinator Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DKI Jakarta ini.
• TERKUAK, Misteri Dua Jenazah Tanpa Busana di Solo Bukan Masalah Asmara, Keduanya Diberi Racun Tikus
• Perkenalkan, Dewi Maharani, Satu-satunya Relawan Perempuan yang Jadi Sopir Ambulans Pasien Covid-19
Sementara terkait pelaksanaan bantuan sosial pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak 9 April 2020 lalu, telah didistribusikan bantuan sosial untuk warga miskin dan rentan miskin yang terdampak Covid-19.
Adapun target penerima bansos sebanyak 1,2 juta KK yang bermukim di DKI Jakarta.
“Bansos didistribusikan setiap hari sampai dengan 24 April 2020. Program bansos ini bersumber dari realokasi anggaran APBD Provinsi DKI Jakarta,” tambahnya.
• Sedihnya Ivan Gunawan, Di Tengah Kesulitan Ekonomi Akibat Pandemi Corona, Hasil Kerjanya Tak Dibayar
• Harusnya Jalani Isolasi, Satpam Ini Malah Pulang Kampung, Sempat Main Voli, Kini Warga Cemas
Pada Jumat (17/4/2020) ini, bansos didistribusikan di 13 kelurahan di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Total paket yang didistribusikan hari ini sebanyak 85.859 paket.
Untuk jenis bantuan yang diberikan berupa paket bahan pangan pokok (beras 5 kg 1 karung, sarden 2 kaleng kecil, minyak goreng 0,9 lt 1 pouch, biskuit 2 bungkus), masker kain 2 pcs, dan sabun mandi 2 batang. “Tidak ada pemberian berupa uang tunai,” jelasnya.