Virus Corona

Ini Stimulus Pemerintah untuk UMKM, dari Bebas Pajak Selama 6 Bulan hingga Mudah Ajukan Kredit Baru

Pemerintah akan membebaskan pajak untuk UMKM selama 6 bulan ke depan sebagai stimulus atas dampak pandemi virus corona. Berikut ini stimulus lainnya:

Istimewa
ILUSTRASI Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) 

“Saat ini yang menjadi prioritas utama kami adalah kesehatan seluruh elemen perusahaan. Untuk alasan tersebut, Suzuki akan menghentikan sementara kegiatan produksi di pabrik sebagai salah satu upaya melindungi karyawan,” kata President Director PT Suzuki Indomobil Motor/PT Suzuki Indomobil Sales, Seiji Itayama dalam keterangan resminya, Kamis (2/4/2020).

Layanan after sales tetap berjalan

Selain memprioritaskan kesehatan karyawan, di sisi lain Suzuki juga tetap fokus pada kualitas layanan pelanggan.

Menurut Itayama, karena di saat seperti ini, justru Suzuki harus memberikan hal positif kepada masyarakat agar tetap tenang, termasuk dalam merawat kendaraan.

“Saya pastikan layanan after sales Suzuki akan tetap berjalan di masa yang berat ini,” imbuhnya.

Meski diam di rumah, pelanggan tetap bisa mengakses layanan Suzuki melalui Halo Suzuki di nomor 0800-1100-800.

Di Halo Suzuki, pelanggan bisa mendapatkan layanan Home Service. Namun, apabila kendaraan terpaksa harus dibawa ke bengkel, pelanggan bisa meminta layanan Pick Up Service.

Layanan SERA (Suzuki Emergency Roadside Assistance) pun tetap beroperasi 24 jam serta bengkel dan diler tetap buka seperti biasa.

Tentu semua layanan tersebut dilakukan dengan memenuhi standar langkah pencegahan Covid-19.

Layanan digital Suzuki juga tetap optimal melayani pelanggan seperti website www.suzuki.co.id di mana pelanggan bisa mengajukan permintaan test drive/test ride dan media sosial untuk mengetahui info terbaru Suzuki.

Kemudian, aplikasi My Suzuki untuk keperluan belanja online suku cadang kendaraan Suzuki dan website Auto Value www.autovalue.co.id untuk mencari mobil bekas berkualitas atau tukar tambah mobil Suzuki secara online.

Hentikan sementara

Diberitakan pula, pandemi virus corona alias Covid-19 di Tanah Air membuat PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menghentikan sementara produksi kendaraan bermotor mereka.

Pemberhentian kegiatan di pabrik Pulogadung, Jakarta Timur dilaksanakan selama dua pekan, mulai hari ini Jumat (3/4/2020) hingga 20 April 2020 mendatang.

Executive Vice President Director PT YIMM Dyonisius Beti mengatakan, ada beberapa pertimbangan yang membuat perseroan menghentikan sementara produksi motor.

Satu di antaranya ialah mengikuti imbauan pemerintah pusat dan daerah setempat dalam mengurangi potensi penyebaran virus corona.

"Sesuai dengan imbauan Gubernur DKI Jakarta untuk mengurangi kegiatan sampai level minimum dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona, pabrik kami setop sementara. Kami akan beroperasi kembali pada 20 April 2020," ujar Dyonisius saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, Jumat (3/4/2020).

 Cegah Virus Corona, Servis Motor Yamaha di Rumah Saja, Biaya dan Harga Part Sama, Ini Prosedurnya

Kemudian, penghentian produksi juga dilakukan untuk keselamatan dan kesehatan karyawan.

Dengan dihentikannya produksi, karyawan terkait bisa tetap tinggal di rumah sembari menjalani hidup bersih dan sehat.

"Melalui keputusan ini, karyawan jadi aman dan sehat, masyarakat tidak terpapar lebih luas. Tentu, kami akan membayar gaji karyawan secara penuh walau ada pemberhentian sementara. Hingga saat ini, karyawan kami belum ada yang terpapar virus corona," kata Dyon.

 Harga Yamaha All New NMAX Tembus Rp 50 Juta, Ini Penyebabnya

Meski demikian, Yamaha Indonesia masih melakukan pelayanan pembelian dan purna jual kendaraan.

Hanya saja ada sedikit penyesuaian supaya meminimalisir kontak fisik dan mendukung aturan work from home (WFH).

"Pelayanan di diler masih tetap seperti biasa. Namun bagi konsumen yang tidak bisa datang ke dealer dapat menghubungi diler untuk melakukan pemesanan dan pembelian melalui telephone ataupun online. Untuk kegiatan service, bisa dengan memanfaatkan servis kunjung yamaha (SKY)," ujar Public Relation YIMM Antonius Widiantoro.

"Kami memang mengimbau agar konsumen atau calon konsumen bisa stay at home, biar kami yang datang ke tempat konsumen," lanjutnya. 

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah Bebaskan Pajak UMKM Selama 6 Bulan" Penulis: Ihsanuddin

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved