Novel Baswedan Diteror

Komentari Sidang Penyiraman Ar Keras Terhadapnya, Novel Baswedan: Tak Kenal tapi Dendam, Kan Lucu

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menilai janggal perkara penganiayaan yang ia alami.

WARTA KOTA/IGMAN IBRAHIM
Novel Baswedan di depan rumahnya di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara, seusai rekonstruksi kasus penyiraman air keras terhadapnya yang digelar oleh Polda Metro Jaya, Jumat (7/2/2020) pagi. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menilai janggal perkara penganiayaan yang ia alami.

Dia mengungkapkan soal dua kejanggalan pada perkara yang saat ini sudah disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Menurut dia, kejanggalan pertama terkait motif dendam yang mendasari terdakwa Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Maulete, secara bersama-sama menganiaya Novel Baswedan pada 11 April 2017.

Hari Pertama PSBB di DKI, Pergerakan Kendaraan dari Bekasi ke Jakarta Turun Drastis

“Saya ketika proses ini berjalan, pertama kali sidang dan jaksa membacakan dakwaan, ada dua hal perlu dilihat."

"Pertama dikatakan motif dendam,” kata Novel Baswedan di acara #3TahunNovel “Ngobrol Bersama Novel Baswedan,” Sabtu (11/4/2020).

Pada umumnya, dia menjelaskan, dendam merupakan suatu perbuatan orang itu sendiri dan tidak dikaitkan dengan orang lain.

Terapkan PSBB, Anies Baswedan: Kalau Sanggup Lewati dengan Baik, Jakarta Jadi Kota yang Lebih Hebat

“Fakta banyak orang terlibat untuk mengamati (Novel Baswedan) sebelum kejadian penyerangan."

"Ini digarisbawahi dari mana penuntut (Jaksa Penuntut Umum) mengikuti kata terdakwa tidak diikuti alat bukti lain,” ujarnya.

Selain motif dendam, dia mengungkapkan, hal lain yang dinilai janggal adalah cairan yang digunakan Ronny Bugis dan Rahmat Kadir untuk menyiram dirinya.

Sudah 1.810 Warga Jakarta Terinfeksi Covid-19, 82 Orang Sembuh, 156 Meninggal

“Cairan dari bengkel mobil dari Kantor Brimob."

Halaman
1234
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved