Kabar Tokoh

Gatot Nurmantyo Klarifikasi Postingannya yang Sempat Tuai Kontroversi

Gatot menyebut, ia membuat postingan baru lantaran tidak ingin postingan sebelumnya disalahartikan

Editor: Feryanto Hadi
Instagram
Gatot Nurmantyo bersalaman dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purnawirawan) Gatot Nurmantyo memberikan klarifikasi terkait unggahan di sosial media Instagram yang menimbulkan pro dan kontra.

Unggahan tersebut, berisi pendapat pribadi Gatot Nurmantyo terkait imbauan untuk tidak menjalankan ibadah shalat berjamaah di Masjid.

Saat itu, Gatot berpandangan lain.

Postingan tersebut kemudian mendapat catatan false information dari Instagram.

Alhamdulillah, Balita di Sleman Positif Virus Corona Dinyatakan Sembuh

Rocky Gerung Sentil Cara Presiden Jokowi Tangani Corona, Singgung Dua Juta Turis China

Melalui unggahan terbarunya, Jenderal Gatot memberikan klarifikasi terhadap unggahan sebelumnya.

2 hari lalu melalui akun instagram @nurmantyo_gatot, saya memposting keresahan saya beberapa saat terakhir ini terkait wabah covid-19 yg sedang kita hadapi bersama.

Tanpa menunggu lama unggahan tersebut mendapatkan banyak respon yg beragam mulai yg like sampai dengan yang menentangnya.

Ningsih Tinampi Bikin Heboh Lagi, Klaim Masukkan Virus Corona ke Tubuhnya: Tenggorokan Kayak Kering

Berikut Pandangan Sejumlah Tokoh Lintas Agama Soal Seruan Anies Ibadah di Rumah

Gatot menyebut, ia membuat postingan baru lantaran tidak ingin postingan sebelumnya disalahartikan.

Untuk tidak semakin disalah artikan lebih jauh, saya ingin menjelaskan bbrp hal terkait unggahan saya tsb.
Pertama, untuk digarisbawahi pernyataan pada unggahan dimaksud, terutama kalimat : “...Mereka beramai-ramai menggaungkan phobia dengan Masjid.

Seakan-akan Masjid sebagai sumber penularan covid-19??”. Ajakan sy untuk tetap memakmurkan masjid semata *ingin mencegah potensi berkembangnya stigma masjid sebagai pusat penyebaran covid-19*, di tengah TIDAK adanya gaung ajakan serupa dari kalangan gereja, vihara, pura, klenteng dan tempat ibadah lainnya.

Gatot menyebut, ia berpendapat seperti itu lantaran pemerintah sejauh ini belum memberikan larangan kepada masyarakat untuk beraktivitas di mal, tempat hiburan dan sarana publik lain.

Kedua, Hal ini juga dilandasi fakta bahwa pemerintah belum melarang kegiatan masyarakat di mall, tempat hiburan dan sarana publik lain, yang dalam pemahaman saya berarti secara umum pemerintah masih dapat sepenuhnya menggendalikan penyebaran covid-19 di tanah air.

Kemudian, Gatot juga menjelaskan, umumnya orang-orang yang datang ke tempat ibadah adalah dalam kondisi bersih.

Ketiga, masih dalam pemahaman saya, jika masjid yang pada umumnya orang datang untuk beribadah dalam kondisi bersih, membuka alas kaki dan berwudhu, dhi pd kondisi normal dengan membasuh menggunakan air bersih pada bagian tubuh yang diwajibkan saja sudah dihimbau untuk tidak dilakukan, apalagi MESTINYA di tempat-tempat yang jelas-jelas untuk masuk sama sekali tidak diatur kebersihannya.

Gatot juga menegaskah bahwa dirinya adalah seorang santri dan sudah sepantasnya patuh kepada ulama.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (ANTARA /Widodo S Jusuf)

Presiden Soekarno Gagal Ditembak Mati Saat Salat Ied, Bayangannya Berpindah-pindah, Penembak Bingung

Mengenal Jenderal Urip Sumoharjo, Kreator Angkatan Bersenjata RI

Melihat dari Dekat Tandu Jenderal Sudirman, Teman Bergerilya Menghadapi Agresi Belanda

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved