Kisah Tokoh

Presiden Soekarno Gagal Ditembak Mati Saat Salat Ied, Bayangannya Berpindah-pindah, Penembak Bingung

Kala itu Sanusi diperintah Kartosoewiryo yang merupakan pimpinan Negara Islam Indonesia (NII) untuk membunuh Soekarno.

Editor: Feryanto Hadi
bangkapos.com
Soekarno menjadi sasaran pembunuhan saat sholat Idul Adha Pada rakaat kedua sholat Ied yang awalnya tenang berubah jadi kacau. Saat rukuk, terdengar teriakan takbir disusul suara tembakan. 

Presiden Sukarno pernah mendapatkan ancaman serius. Ada upaya pembunuhan yang akan dilakukan kepadanya.

Dia akan ditembak mati. Ternyata begini catatan sejarah detik-detik Presiden Soekarno mau ditembak mati.

Waktu itu Presiden Soekarno akan ditembak dalam jarak dekat oleh seorang penembak jitu bernama Sanusi, ketika Bung Karno sedang salat Ied.

Tetapi, entah mengapa pandangan si penembak tiba-tiba kabur.

Bukan hanya itu, bayangan Soekarno berpindah-pindah, membuat tembakan itu selalu gagal.

Mengenal Jenderal Urip Sumoharjo, Kreator Angkatan Bersenjata RI

Melihat dari Dekat Tandu Jenderal Sudirman, Teman Bergerilya Menghadapi Agresi Belanda

Terungkap jawaban dari sebuah misteri atas pertanyaan tersebut.

Sultan Hamid II (kanan) bersama Presiden Sukarno dalam sebuah acara menjelang Konferensi Meja Bundar 1949.
Sultan Hamid II (kanan) bersama Presiden Sukarno dalam sebuah acara menjelang Konferensi Meja Bundar 1949. (bbc.co.uk)

Melihat catatan sejarah puluhan tahun silam, upaya penyerangan terhadap tokoh-tokoh pemerintahan kerap terjadi.

Bahkan Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno berkali-kali menjadi target pembunuhan.

Namun penyerangan terhadap Sang Putra Fajar berkali-kali pula gagal.

Salah satu upaya pembunuhan itu saat Soekarno melaksanakan sholat Idul Adha.

Sejarah Perbankan Nusantara Sampai Awal Abad ke-19, Bangsa-bangsa Eropa Punya Andil Besar

Mbak Tutut Kisahkan Lahir Tanpa Disambut Sang Ayah, Pak Harto Sedang Pimpin Pertempuran di Jogja

 Dalam buku Soekarno Poenja Tjerita terbitan Bentang tahun 2016, penyerangan itu terjadi pada 14 Mei 1962.

Kala itu Sanusi diperintah Kartosoewiryo yang merupakan pimpinan Negara Islam Indonesia (NII) untuk membunuh Soekarno.

 Kartosoewiryo sendiri sebenarnya adalah teman Soekarno saat masih kos di Gang Peneleh, Surabaya.

Mendapat perintah, Sanusi menunggu momen yang tepat untuk melaksanakannya.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved