Breaking News:

Kisah Tokoh

Presiden Soekarno Gagal Ditembak Mati Saat Salat Ied, Bayangannya Berpindah-pindah, Penembak Bingung

Kala itu Sanusi diperintah Kartosoewiryo yang merupakan pimpinan Negara Islam Indonesia (NII) untuk membunuh Soekarno.

bangkapos.com
Soekarno menjadi sasaran pembunuhan saat sholat Idul Adha Pada rakaat kedua sholat Ied yang awalnya tenang berubah jadi kacau. Saat rukuk, terdengar teriakan takbir disusul suara tembakan. 

Pagi buta, Mangil sudah datang ke tempat Soekarno akan melaksanakan sholat berjamaah.

Semua sudut diperiksa Mangil dan anak buahnya.

 Mangil merencanakan enam pos dengan masing-masing ditempati dua pengawal demi mengantisipasi serangan bersenjata dari luar.

Peserta sholat Ied mulai berdatangan dan baris atau saf diatur.

Disebutkan Mangil mendapat informasi dari Kepala Rumah Tangga Istana Soehardjo Hardjowardojo siapa saja yang ada di barisan pertama hingga keempat.

Misteri Kakek Berjubah Putih dan Bacaan Al-Fatihah Warnai Kisah Natalie Sarah Berpindah Keyakinan

 Baris pertama diisi oleh Soekarno dan personel Angkatan Darat.

Begitu pula baris kedua hingga keempat diisi personel militer dan kepolisian.

Sementara anak-anak buah Mangil tersebar berselang-seling di belakang Soekarno.

Mangil dan Sudiyo menempatkan diri di depan presiden menghadap orang-orang yang sholat demi keamanan.

 Bayangan Soekarno bergeser-geser

Soekarno menjadi sasaran pembunuhan saat sholat Idul Adha Pada rakaat kedua sholat Ied yang awalnya tenang berubah jadi kacau. Saat rukuk, terdengar teriakan takbir disusul suara tembakan.
Soekarno menjadi sasaran pembunuhan saat sholat Idul Adha Pada rakaat kedua sholat Ied yang awalnya tenang berubah jadi kacau. Saat rukuk, terdengar teriakan takbir disusul suara tembakan. (bangkapos.com)
Halaman
1234
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved