Ketua KPK Bilang Keberhasilan Pemberantasan Korupsi Tak Hanya Diukur dari Banyaknya OTT

SUDAH dua bulan lamanya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak kunjung melancarkan giat operasi tangkap tangan (OTT).

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua KPK Firli Bahuri menunjukkan karikatur seusai wawancara khusus dengan Tribunnews.com di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (21/1/2020). 

SUDAH dua bulan lamanya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak kunjung melancarkan giat operasi tangkap tangan (OTT).

Terakhir, KPK melakukan OTT pada Selasa 7 Januari 2020.

Saat itu, tim penindakan KPK mencokok Bupati Sidoarjo Saiful Ilah.

Sebut Jakarta Aman, Mahfud MD Nilai Formula E Ditunda karena Rugi Kalau Tidak Banyak yang Tonton

Selang sehari, pada Rabu 8 Januari 2020, KPK kembali menangkap Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Namun, dua OTT itu merupakan warisan pimpinan KPK era Agus Rahardjo cs.

Dua operasi senyap itu adalah lanjutan hasil penyadapan pimpinan KPK jilid IV.

TERMINAL 3 Bandara Soekarno-Hatta Sempat Gelap Gulita, Kata Angkasa Pura II Ada Gangguan Teknis

Sejak dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat 20 Desember 2019, belum ada satu pun penyelidikan yang dilakukan pimpinan jilid V berujung OTT.

Ketua KPK Firli Bahuri menjelaskan, keberhasilan pembarantasan korupsi tidak hanya diukur dengan banyaknya penangkapan OTT.

Namun, upaya penindakan harus dibarengi dengan pencegahan.

KRL Disebut Rawan Virus Corona, Penumpang: Santai Saja, Hidup Mati Ditentukan Allah

"Keberhasilan pemberantasan korupsi tidak hanya diukur dengan banyaknya penangkapan OTT."

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved