Demam Berdarah

Ada 109 Kasus DBD di Kota Bekasi, Warga Diminta Berantas Sarang Nyamuk

WARGA Kota Bekasi diminta mewaspadai wabah Demam Berdarah Dengue (DBD).

Lifealth
Ilustrasi 

"Kami juga tiap kelurahan ada tim jumantik (juru pemantau jentik)."

"Kader atau tim berkeliling ke rumah-rumah dan lokasi rawan yang menjadi tempat nyamuk," beber dia.

Meski Tak Jabat Ketua Dewan Kehormatan Lagi, Zulkifli Hasan Sebut Amien Rais Selalu Spesial di PAN

Tanti menambahkan, pihaknya juga ada program satu rumah satu jumantik.

Bahkan, pemilik rumah diwajibkan menjadi tim jumantik bagi rumahnya sendiri.

Dinkes juga berkoordinasi dengan Pukesmas agar wilayahnya gencar melakukan gotong royong membersihkan lingkungannya masing-masing.

DAFTAR Pejabat Dunia yang Terjangkit Virus Corona, Menteri Kesehatan pun Kena

"Kami juga imbau agar masyarakat rutin melakukan 4M, menutup, menguras, mengurus, dan memantau."

"Karena semua ini kembali lagi ke masyarakatnya dalam berperilaku sehat," paparnya.

Sementara, Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi mencatat sebanyak 51 warga terkena demam berdarah dengue (DBD) selama Januari-Februari 2020.

Komisi IX DPR Ingatkan Pemerintah: Jangan Terlena Virus Corona, DBD Sudah KLB!

Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Irfan Maulana mengatakan, 51 penderita DBD terdiri dari Januari mencapai 30 orang, sedangkan pada Februari mencapai 21 orang.

Ia menyebut angka ini menurun dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved