Demam Berdarah

Ada 109 Kasus DBD di Kota Bekasi, Warga Diminta Berantas Sarang Nyamuk

WARGA Kota Bekasi diminta mewaspadai wabah Demam Berdarah Dengue (DBD).

Lifealth
Ilustrasi 

"Tren menurun dibandingkan periode sebelumnya," kata Irfan, Rabu (11/3/2020).

Korupsi di Jiwasraya Rugikan Negara 16,81 Triliun, Jaksa Agung: Siapapun Terlibat Saya Perkarakan

Irfan mengungkapkan, pada Januari 2020 ada 85 kasus, kemudian pada Februari mencapai 153 kasus.

Untuk keseluruhan pada tahun 2019 kasus DBD di Kabupaten Bekasi mencapai 512.

"Maka dari itu dilihat secara data angkanya menurun," jelas dia.

7 dari 13 Pasien Baru Tertular Virus Corona Setelah Pulang dari Luar Negeri, Ada Suami Istri

Adapun faktornya, Irfan menambahkan karena peralihan musim dari panas ke hujan.

Untuk pencegahan, kata dia, intansinya memaksimalkan peran satu rumah untuk satu jumantik.

Ia juga meminta warga peran serta dalam memantau dan memberantas jentik nyamuk.

MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Mahfud MD: Ya Kita Ikuti Saja

"Tugasnya mendeteksi jentik nyamuk aedes aegypti."

"Lakukan PSN (pemberantasan sarang nyamuk), kegiatan ini harus digiatkan kembali," paparnya.

Sebelumnya, Komisi IX DPR meminta pemerintah turut memperhatikan penanganan kasus demam berdarah dengue (DBD) yang melanda beberapa daerah.

Naik Mulai 16 Maret 2020, Ini Besaran Tarif Ojek Online di Jabodetabek

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved