Naik Mulai 16 Maret 2020, Ini Besaran Tarif Ojek Online di Jabodetabek

Kemenhub menaikkan tarif batas bawah dan tarif batas atas transportasi online roda dua di wilayah Jabodetabek.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Henry Lopulalan
Ribuan pengemudi ojek online yang tergabung dalam Gabungan Aksi Roda Dua Indonesia atau Garda melintas di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (27/3). 

DIREKTORAT Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menaikkan tarif batas bawah dan tarif batas atas transportasi online roda dua di wilayah Jabodetabek.

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, kenaikan zona dua atau Jabodetabek, tarif batas bawah semula naik Rp 225 per kilometer, dan tarif batas atas naik Rp 150 per kilometer.

"Tetapi Pak Menteri bilang sekalian dibulatkan saja untuk kenaikan batas bawah."

BREAKING NEWS: Jumlah Pasien Virus Corona di Indonesia Bertambah Jadi 19 Orang

"Menjadi Rp 250 per kilometer," ucap Budi di Gedung Kemenhub, Selasa (10/3/2020).

Ia menambahkan, tarif batas bawah angkutan online roda dua naik dari Rp 2.000 per kilometer menjadi Rp 2.250.

Sedangkan tarif batas atas yang semula Rp 2.500, menjadi Rp 2.650.

Italia Lock Down, Begini Nasib 1.239 WNI di sana

"Kemudian untuk biaya jasa minimal, setelah dihitung dengan berbagai metode."

"Naik dari semula Rp 8.000-Rp 10.000, menjadi Rp 9.000-Rp 10.500," papar Budi.

Budi juga menjelaskan, dengan adanya kenaikan tarif ini, diharapkan pelayanan ojek online menjadi lebih baik.

PKS dan Gerindra Setuju Pembentukan Pansus Banjir, Asal Jangan Dipolitisasi untuk Pojokkan Gubernur

Serta, kenyamanan dan keamanan bagi penumpang dan pengemudi lebih terjamin.

"Tentunya ini juga nanti gimana masing-masing aplikatornya."

"Untuk kenaikan tarif ojek online ini atau tranportasi online roda dua."

Dua Cawagub DKI Temui Anies Baswedan, Calon Partai Gerindra Mundur dari DPR

"Pada zona dua atau Jabodetabek akan mulai di terapkan pada 16 Maret mendatang," jelas Budi.

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menyebutkan, kenaikan batas tarif atas dan bawah ini masih dalam koridor keterjangkauan dan aman untuk pengguna.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved