Epidemi Virus Corona, Perusahaan Asuransi Harus Beri Jaminan Perlindungan Kepada Nasabah

Epidemi Virus Corona, Perusahaan Asuransi Harus Beri Jaminan Perlindungan Kepada Nasabah

Epidemi Virus Corona, Perusahaan Asuransi Harus Beri Jaminan Perlindungan Kepada Nasabah
EPA-EFE / XIONG QI / XINHUA
Para peneliti memutuskan obat virus corona tersebut bernama Chloroquine Phosphate atau obat antimalaria. 

Virus Corona kini menjadi momok menakutkan bagi masyarakat dunia.

Terlebih, wabah virus corona yang terjadi di sejumlah negera itu ditetapkan sebagai darurat global oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Terkait hal tersebut, Chief Marketing Officer Allianz Life Indonesia Karin Zulkarnaen mengungkapkan perusahaan asuransi harus memberikan rasa tenang kepada nasabah di tengah epidemi virus corona saat ini.

"Perusahaan pun tidak boleh lepas tangan, baik pemegang polis asuransi perjalanan maupun pemegang polis asuransi kesehatan," ungkap Karin dalam siaran tertulis pada Kamis (27/2/2020).

"Perlindungan komprehensif yang disediakan untuk nasabah, mulai dari perlindungan kesehatan hingga perjalanan, diharapkan dapat membantu mengurangi kecemasan nasabah akan risiko yang mungkin timbul ke depannya," jelas Karin.

Di Tengah Ancaman Virus Corona, NOC Indonesia Beri Dukungan Jepang Tetap Gelar Olimpiade Tepat Waktu

Virus Corona Guncang Ekonomi Asia, Selain China, Korsel Terparah, Indonesia Malah Tahan, Kok Bisa?

Selain itu, perusahaan ditegaskannya harus menyampaikan imbauan kepada para nasabah untuk dapat memastikan polis asuransi yang dimiliki.

Sehingga diketahui syarat, ketentuan, batasan dan pengecualian yang dijamin dalam asuransi

"Perlu diingat bahwa perlindungan yang diberikan oleh perusahaan asuransi akan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam polis yang dimiliki oleh nasabah," jelas Karin.

"Sehingga penting bagi nasabah untuk memahami isi polis, terutama untuk kondisi epidemi," jelasnya.

Chief Agency Officer Allianz Life Indonesia Ginawati Djuandi (kiri) didampingi Karin Zulkarnaen Head of Market Management Allianz Indonesia, sedang memberikan penjelasan tentang aplikasi Allianz Discover dalam acara media briefing di Jakarta, Selasa (12/2/2019).
Chief Agency Officer Allianz Life Indonesia Ginawati Djuandi (kiri) didampingi Karin Zulkarnaen Head of Market Management Allianz Indonesia, sedang memberikan penjelasan tentang aplikasi Allianz Discover dalam acara media briefing di Jakarta, Selasa (12/2/2019). (Istimewa)

Gara-gara Virus Corona, Arab Saudi Tangguhkan Sementara Visa Umrah dan Wisata, Kecuali Kategori Ini

Pemerintah Arab Saudi Batalkan Seluruh Perjalanan Umroh, Potensi Kerugian Capai Rp 30 Triliun

Diketahui sebelumnya, pemerintah Cina mengidentifikasi wabah virus corona tipe baru di Kota Wuhan, Provinsi Hubei pada tanggal 7 Januari 2020.

Pada perkembangannya hingga 19 Februari 2020 lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi sebanyak lebih dari 73.000 kasus telah terjadi di seluruh dunia.

Kasus terbesar ditemukan di Cina dengan jumlah warga terinfeksi mencapai 72.000 orang dengan lebih dari 2.000 orang meninggal.

Virus tersebut pun kini telah menyebar ke sebanyak 35 negara di seluruh dunia.

Terkait hal tersebut, Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan penyebaran Virus Corona sebagai darurat global.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved