Jumat, 17 April 2026

Berita Nasional

KPI Lampaui Target Dekarbonisasi 2025, Komitmen Menuju Net Zero Emission

Kilang Pertamina Internasional berhasil kurangi emisi 390 ribu ton CO2e hingga Oktober 2025, melampaui target dan dukung NZE 2060.

Editor: Dwi Rizki
Tribun Jabar
PROGRAM DEKARBONISASI - Ilustrasi. Konsistensi Kilang Pertamina Internasional (KPI) dalam mendukung target nasional Net Zero Emission (NZE) 2060 atau lebih cepat terus menunjukkan hasil. Pjs Corporate Secretary KPI, Milla Suciyani, mengatakan sampai dengan Oktober 2025, secara konsisten KPI berhasil merealisasikan program dekarbonisasi hingga mencapai sekitar 390 ribu metric Ton CO2e. 
Ringkasan Berita:
  • Kilang Pertamina Internasional (KPI) capai pengurangan emisi 390 ribu ton CO2e hingga Oktober 2025, melebihi target 370 ribu ton.
  • Strategi dekarbonisasi meliputi efisiensi energi, Flare Gas Recovery System, dan PLTS di lima kilang utama.
  • Pemanfaatan gas bumi sebagai bahan bakar alternatif mendukung emisi rendah.
  • KPI tekankan program dekarbonisasi sebagai komitmen jangka panjang sesuai prinsip ESG.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kilang Pertamina Internasional (KPI) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung target nasional Net Zero Emission (NZE) 2060.

Sampai Oktober 2025, perusahaan berhasil menurunkan emisi sekitar 390 ribu ton CO2e, melampaui target tahun ini sebesar 370 ribu ton atau 105 persen.

“Capaian ini bukan sekadar angka, tapi bukti nyata bahwa program inovasi dan efisiensi energi yang kami lakukan berjalan dan terukur,” kata Milla Suciyani, Pjs Corporate Secretary KPI dikutip dari Tribun Jabar pada Minggu (23/11/2025).

Menurut Milla, strategi dekarbonisasi KPI fokus pada pengurangan emisi dari operasional kilang melalui efisiensi energi, inovasi teknologi, dan pemanfaatan energi rendah karbon.

Salah satunya adalah Flare Gas Recovery System (FGRS), yang memungkinkan gas hasil pengolahan minyak dimanfaatkan kembali, bukan dibakar, sehingga menekan emisi karbon.

Selain itu, KPI juga mengoptimalkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di lima kilang, yakni Balikpapan, Dumai, Plaju, Cilacap, dan Balongan, dengan total kapasitas 12,37 MWp.

Baca juga: Usai Letusan, Warga Lumajang Terancam Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru

Pemanfaatan PLTS mampu mengurangi emisi lebih dari 3.500 ton CO₂e per tahun sekaligus menekan beban operasional.

“Kami percaya pemanfaatan PLTS dan gas bumi sebagai bahan bakar alternatif bukan hanya langkah teknis, tetapi juga wujud komitmen KPI terhadap energi bersih dan keberlanjutan operasional,” ujar Milla.

Dengan pencapaian yang sudah melampaui target hingga Oktober, KPI optimistis program dekarbonisasi akan terus meningkat hingga akhir 2025, sejalan dengan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG).

“Peta jalan dekarbonisasi KPI sudah ditetapkan. Upaya ini selaras dengan strategi menciptakan ketahanan energi nasional sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan,” pungkas Milla.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved