OTT KPK

Tim Hukum PDIP Bilang Petugas KPK Hanya Kibaskan Kertas Saat Diminta Tunjukkan Surat Geledah

TIM hukum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bertemu anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Albertina Ho.

Editor: Yaspen Martinus
KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D
Anggota Tim Hukum PDI-P I Wayan Sudirta di Gedung ACLC KPK setelah bertemu dengan Dewan Pengawas KPK, Kamis (16/1/2020). 

TIM hukum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bertemu anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Albertina Ho.

Dalam pertemuan tertutup itu, tim hukum menyampaikan hasilnya.

Salah satunya, soal laporan PDIP terkait adanya upaya penggeledahan petugas KPK di DPP PDIP.

Pengamat Bilang Banjir Jakarta 1 Januari 2020 Bukan Kiriman, Ini Buktinya

"Ketika tanggal 9 Januari 2020 ada orang yang mengaku dari KPK, ada tiga mobil, bahwa dirinya punya surat tugas untuk penggeledahan."

"Tetapi ketika diminta melihat hanya dikibas-kibaskan," ungkap Koordinator tim hukum PDIP I Wayan Sudirta di Gedung ACLC, Jakarta Selatan, Kamis (16/1/2020).

I Wayan pun mempertanyakan apakah surat yang dikibas-kibaskan oleh petugas KPK tersebut sudah ditandatangani Dewan Pengawas atau belum.

Pria Disekap Teman Kantornya karena Gelapkan Uang Perusahaan, Makan Sehari Sekali dan Disundut Rokok

Sebab menurutnya, dalam UU KPK yang baru, penggeledahan harus ada izin Dewas KPK.

"Kami mengikuti proses ini sejak pembuatan undang-undang korupsi sampai KPK."

"Sudah pasti bukan surat izin penggeledahan, karena pada hari itu pagi itu jam 06.45 WIB belum ada orang berstatus tersangka."

Tawuran di Tanjung Duren Disiarkan Live Streaming, 10 dari 16 Tersangka Masih Bau Kencur

"Kalau belum berstatus tersangka berarti masih tahap penyelidikan," tutur Wayan.

Legislator Komisi III DPR itu mempertanyakan apakah memang betul petugas tersebut membawa surat penggeledahan, padahal saat itu masih dalam penyelidikan.

"Tapi apa yang terjadi? Humas KPK membantah itu bukan surat penggeledahan."

PDIP Nilai Penangkapan Wahyu Setiawan Bukan OTT, Duga Ada Upaya Sistematis dari Oknum KPK

"Bayangkan, bagaimana bisa seorang petugas bisa menyelonong ke sana kemudian mengaku membawa surat penggeledahan?"

"Lalu tiba-tiba Humas KPK mengatakan itu bukan surat penggeledahan?" paparnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved