Breaking News:

Kasus Investasi Qnet

Kepala Dusun Diduga Lakukan Sumpah Palsu Dalam Sidang Pra Peradilan Kasus Investasi Qnet

Kepala Dusun Diduga Lakukan Sumpah Palsu Dalam Sidang Pra Peradilan Kasus Investasi Qnet. Simak selengkapnya.

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
WARTA KOTA/THEO YONATHAN SIMON LATURIUW
Suasana sidang putusan pra peradilan kasus imvestasi Qnet di PN Lumajang, Rabu (6/11) 

Arsal mengatakan kini pihaknya sudah memanggil SY untuk dimintai keterangannya. 

“Kalau dia tidak hadir, pasti penyidik tim cobra akan mengejar yang bersangkutan untuk pertanggungjawaban ucapannya. Mungkin saja ada konspirasi dibelakangnya untuk merusak kredibilitas Tim Cobra dan juga untuk menghancurkan kontruksi penyidikan kami dalam kasus Q-NET” ujar Arsal.

Status Dihentikan

Sementara itu, kini PT QN International Indonesia (PT QNII) atau Qnet sudah diberhentikan status keanggotaannya di Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI).

PT QNII adalah pemilik brand Qnet yang tengah diduga terlibat pidana bisnis skema piramida.

Kasus tersebut tengah diusut Polres Lumajang dan sejauh ini sudah menetapkan 14 tersangka.

 Polres Lumajang Menangkan Pra Peradilan Dalam Kasus Investasi Qnet

Ke-14 tersangka adalah direksi Qnet, dan mitra usahanya, PT Amoeba International.

Bisnis skema piramida tersebut diduga melakukan praktek penipuan, dan membuat banyak orang merugi.

Ketua APLI, Kany Soemantoro, membenarkan diberhentikannya status PT QNII atau Qnet sebagai anggota APLI.

"Keputusan ini berdasarkan hasil rapat dewan komisioner tanggal 8 November kemarin," kata Kany ketika dihubungi Warta Kota, Minggu (10/11/2019).

 Polres Lumajang Tambah 2 Tersangka di Kasus Investasi Qnet, Total Sudah 14 Tersangka

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved