Breaking News:

Kasus Investasi Qnet

Kepala Dusun Diduga Lakukan Sumpah Palsu Dalam Sidang Pra Peradilan Kasus Investasi Qnet

Kepala Dusun Diduga Lakukan Sumpah Palsu Dalam Sidang Pra Peradilan Kasus Investasi Qnet. Simak selengkapnya.

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
WARTA KOTA/THEO YONATHAN SIMON LATURIUW
Suasana sidang putusan pra peradilan kasus imvestasi Qnet di PN Lumajang, Rabu (6/11) 

Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban, menyambut baik keputusan APLI.

“Tapi kami juga masih kecewa terhadap APLI karena kami lihat belum benar-benar serius membersihkan asosiasinya dari perusahaan money games," kata Arsal.

Hal itu, kata Arsal, terlihat dari pernyataan sikap APLI yang mengeluarkan PT QNII hanya karena terlibat pelanggaran hukum.

"Seharusnya APLI berani mengeluarkan PT QNII karena berbagai pelanggaran yang dilakukan," kata Arsal.

Antara lain, ujar Arsal, perusahaan tersebut melanggar kode etik perusahaan, seperti mengedarkan alat kesehatan tanpa izin edar.

 Komentar Luhut Pandjaitan Saat Dimintai Komentar Tentang Sosok Prabowo Oleh Jokowi, Mantap Pak

Berikutnya Qnet mendistribuskan produk dengan sistem penjualan langsung padahal PT QNII tidak memiliki hak distribusi ekslusif dari pemilik merek.

Selain itu, kata Arsal, PT QNII juga menjalankan marketing plan yang tidak terdaftar di kementerian perdagangan.

"Sistem inilah yang kemudian digunakan sebagai sarana money games dengan konsep skema piramida," kata Arsal.

Lebih lanjut, kata Arsal, pemberhentian status keanggotaan Qnet di APLI ini akan diteruskan kepada Satgas Waspada Investasi Kemendag.

 HARI Pahlawan, Video Ini Ungkap Asal Usul Nama Jokowi setelah 20 Th, Ternyata Bukan Dari Orangtua

"Satgas Waspada Investasi nanti bisa menetapkan blaclist terhadap Qnet," ujar Arsal.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved