Kasus Investasi Qnet

Ini 3 Perusahaan yang Diduga Berada di Balik Bisnis Skema Piramida Qnet, Simak Peranannya

Ini 3 Perusahaan yang Diduga Berada di Balik Bisnis Skema Piramida Qnet. Simak selengkapnya dalam berita ini.

Ini 3 Perusahaan yang Diduga Berada di Balik Bisnis Skema Piramida Qnet, Simak Peranannya
WARTA KOTA/THEO YONATHAN SIMON LATURIUW
Penetapan 14 Tersangka Qnet, Senin (4/11/2019). 

PENYIDIK Polres Lumajang memiliki dugaan dan bukti kuat terkait keterlibatan 3 perusahaan dalam bisnis skema piramida Qnet

"Makanya kami berani tetapkan tersangka untuk para direksi ketiga perusahaan tersebut," ujar Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban, ketika dihubungi Warta Kota, Selasa (5/11/2019). 

Saat ini, kata Arsal, pihaknya sudah menetapkan 14 tersangka. 

Polres Lumajang Tambah 2 Tersangka di Kasus Investasi Qnet, Total Sudah 14 Tersangka

Seluruhnya berstatus direksi ketiga perusahan tersebut. 

Ketiga perusahaan itu adalah PT QN International Indonesia (Qnet), PT Amoeba Internasional, dan PT Wira Muda Mandiri.

Arsal menduga, ketiga perusahaan ini berbagi peran terkait bisnis skema piramida Qnet.

Dugaan Arsal, PT QNII (pemilik brand Q-NET) berperan untuk mengurus legalitas perusahaan dengan memanfaatkan celah hukum yang berada di Indonesia.

Hal itu membuat PT QNII  akhirnya mampu masuk dalam keanggotaan APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia) dan memiliki surat izin usaha perdagangan langsung yang dikeluarkan oleh Deperindag.

Sedangkan PT Amoeba Internasional, ujar Arsal, berperan untuk mendistribusikan barang tersebut kepada customer.

Digugat Rp 100 Miliar, Polres Lumajang Justru Tersangkakan 11 Orang Lagi di Kasus Investasi Qnet

Namun, ujar Arsal, barang didistribusikan dalam bisnis skema piramida yang dijalankan PT Amoeba. 

Halaman
1234
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved