Kasus Qnet

Digugat Rp 100 Miliar, Polres Lumajang Justru Tersangkakan 11 Orang Lagi di Kasus Investasi Qnet

Digugat Rp 100 Miliar, Polres Lumajang Justru Tersangkakan 11 Orang Lagi di Kasus Investasi Qnet.

WARTA KOTA/THEO YONATHAN SIMON LATURIUW
Penetapan tersangka baru di kasus Qnet. 

POLRES Lumajang tengah menghadapi gugatan Rp 100 miliar, dan 2 perkara pra peradilan terkait penyidikan kasus investasi Qnet dengan skema piramida.

Tapi Polres Lumajang justru menambah 11 tersangka baru dalam kasus investasi Qnet.

Sehingga total tersangka kini menjadi 12 orang. Baru 1 tersangka yang ditahan, yakni Karyadi.

BTS dan Bang Hyung Sik Dianggap Orang Terkuat di 2019

"11 tersangka baru ini adalah direksi dan komisaris di PT Amoeba International maupun PT QNII (Qnet)," kata Kapolres Lumajang, AKBP M Arsal Sahban, dalam konpers di Satreskrim Polres Lumajang, Minggu (3/11/2019).

Penetapan tersangka baru, kata Arsal, dilakukan setelah penyidik yakin bahwa Qnet ikut terlibat dalam investasi sistem skema piramida yang dilakukan PT Amoeba Internasional.

Mereka yang menjadi tersangka saat ini dijerat dengan pasal berlapis. Mulai dari pasal penipuan, UU perdagangan terkait skema piramida, dan pasal 105 UU kesehatan.

"Berikutnya akan kami proses juga tindak pidana pencucian uangnya. Dan itu bisa anggota keluarga para direksi ikut terseret menjadi tersangka," ujar Arsal.

Konser Karya Semesta di Stadion Wibawa Mukti Ditunda Promotor, Iwan Fals Tuliskan Permohonan Maaf

Duduk Kasus Investasi Qnet

Terbongkarnya kasus skema piramida investasi Qnet berawal dari dugaan penculikan di Lumajang pada Mei 2019 lalu.

Polisi tidak melanjutkan kasus dugaan penculikan itu, tetapi memilih menyelidiki lebih dalam terkait model investasi skema piramida Qnet.

Hal itu diselidiki setelah polisi menemukan anak itu tengah diperalat untuk ikut investasi Qnet di Madiun.

PEMUTILASI Kepala Gadis Cantik Diburu Polisi, Sang Ibu Belum Ikhlas Anaknya Dimakamkan Tanpa Kepala

Kapolres Lumajang, AKBP M Arsal Sahban, mengatakan, investasi Qnet merupakan bisnis skema piramida.

"Itu dilarang, karena member yang berada paling bawah selalu menjadi korbannya," kata Arsal.

Bisnis investasi skema piramida Qnet dilakukan dengan sistem 2 kaki. Kaki kiri dan kanan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved