Wiranto Diserang

Istri Mantan Dandim Kendari Irma Nasution Dilaporkan Anggota Denpom TNI ke Polisi, Sebagai Pribadi

"Kami sudah terima pengaduannya. Pelapornya atas nama M Harlan Paryatman seorang yang bertugas di Denpom Kendari sebagai TNI.

Istri Mantan Dandim Kendari Irma Nasution Dilaporkan Anggota Denpom TNI ke Polisi, Sebagai Pribadi
capture kompasTV
istri Kolonel Hendi Suhendi, Irma Nasution 

Humas Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) AKBP Harry Goldenhardt, membenarkan telah menerima laporan terkait kasus unggahan istri mantan Dandim Kendari, yang diduga memiliki konten negatif terhadap insiden penusukan Menko Polhukam Wiranto.

Harry menjelaskan, pelapor tercatat atas nama M Harla Paryatman, anggota TNI yang bertugas di Denpom Kendari.

"Kami sudah terima pengaduannya. Pelapornya atas nama M Harlan Paryatman seorang yang bertugas di Denpom Kendari sebagai TNI. Laporanya atas nama pribadi," kata Harry di Polda Sultra, Senin (14/10/2019).

Kolonel Kav Hendi Suhendi dan Istri saat diwawancarai wartawan
Kolonel Kav Hendi Suhendi dan Irma Nasution saat diwawancarai wartawan (capture kompasTV)

Sementara itu, dalam laporan tersebut, Irma Purnama Dewi Nasution yang juga istri mantan Dandim Kendari Kolonel Kav Hendi Suhendi, menjadi yang terlapor.

Manajemen Gojek Memastikan Jika Pembukaan Pendaftaran Ojol di Joglo sebagai Hoax

Jadi Korban Tindak Terorisme, Wiranto dan 3 Korban Penusukan Dapat Kompensasi dari LPSK

VIDEO: Ditusuk Teroris, Wiranto Dapat Duit Kompensasi dari LPSK, Bisa Ratusan Juta Rupiah

Harry menambahkan, meski sudah menerima laporan tersebut, hingga saat ini belum ada satu orang pun yang diperiksa.

Seperti diketahui, unggahan Irma di media sosial berbuntut pencopotan jabatan suaminya sebagai Komandan Kodim 1417/ Kendari, yang baru saja dijalani selama tiga bulan.

Ungahan Irma diduga mengandung konten negatif terkait penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto.

Jadi Korban Tindak Terorisme, Wiranto dan 3 Korban Penusukan Dapat Kompensasi dari LPSK

Setelah dicopot, Kolonel Hendi menyampaikan bahwa dia menerima apa pun keputusan pimpinan yang telah dikeluarkan. Hendi siap menjalankan hukuman yang dijatuhkan.

"Saya terima, jadikan pelajaran, saya terima salah. Apa pun keputusan dari pimpinan saya terima, dan memang itu mungkin pelajaran bagi kita semua," ujar Hendi kepada sejumlah wartawan seusai sertijab di Aula Sudirman Makorem Kendari, Sabtu siang.

"Ambil hikmah buat kita semua," kata Hendi. 

3 Menteri Berkinerja Terbaik Hasil Survei dan Patut Dipertahankan di Kabinet Jokowi, Siapa Mereka?

Halaman
123
Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved